Surat Yasin Ayat 62: Nasihat bagi Manusia supaya Gunakan Akal untuk Melawan Tipu Daya Setan
Jum'at, 21 Januari 2022 - 10:17 WIB
Surat Yasin ayat 62 berisi nasihat bagi manusia supaya menggunakan akal untuk melawan tipu daya setan. (Foto/Ilustrasi: Ist)
Surat Yasin ayat 62 berisi peringatan bahwa setan adalah musuh yang nyata. Pada ayat ini Allah SWT kembali menegaskan bahwa setan telah banyak menjerumuskan manusia dan hendaknya umat manusia menggunakan akal pikirannya agar tidak tergoda tipu daya setan.
Allah SWT berfirman:
wa laqad adhalla minkum jibillan katsiiraan afalam takuunuu ta’qiluun.
Artinya:
“Demi (Allah)! Sungguh, (setan) telah menyesatkan banyak kelompok di antara kamu, maka apakah kamu tidak berpikir?” ( QS Yasin : 62)
Baca juga: Surat Yasin Ayat 60-61: Perintah Menaati Allah dan Makna Menyembah Setan
Dalam memaknai kalimat afalam takuunuu ta’qiluun (apakah kalian tidak berpikir?), ath-Thabari menerangkan bahwa kalimat tersebut ditujukan bagi orang-orang musyrik. Mereka mentaati setan untuk beribadah selain kepada Allah SWT. Padahal tidak selayaknya mereka mentaati musuh-musuhnya sendiri.
Sementara dalam Tafsir Marah Labid dijelaskan secara global ayat di atas bermakna: “Sungguh setan telah menyesatkan sebagian besar orang-orang terdahulu dari jalan lurus yang Aku perintahkanmu untuk teguh padanya. Kesesatan yang diakibatkan setan ini menyebabkan mereka ditimpakan berbagai musibah, maka apakah kamu tidak memikirkannya?”
Ibn ‘Asyur menjelaskan, awal surat Yasin ayat 62 ini terhubung (ma’tuf) dengan ujung dari ayat 60 yang menyatakan bahwa setan adalah musuh nyata manusia. Pada ayat ini diterangkan alasannya, yaitu karena usaha setan menyesatkan manusia dari jalan lurus menuju Allah SWT. Jejak penyesatan yang dilakukan setan terekam jelas dalam sejarah umat terdahulu untuk direnungi generasi berikutnya.
Allah SWT berfirman:
وَلَقَدْ أَضَلَّ مِنْكُمْ جِبِلًّا كَثِيرًا أَفَلَمْ تَكُونُوا تَعْقِلُونَ
wa laqad adhalla minkum jibillan katsiiraan afalam takuunuu ta’qiluun.
Artinya:
“Demi (Allah)! Sungguh, (setan) telah menyesatkan banyak kelompok di antara kamu, maka apakah kamu tidak berpikir?” ( QS Yasin : 62)
Baca juga: Surat Yasin Ayat 60-61: Perintah Menaati Allah dan Makna Menyembah Setan
Dalam memaknai kalimat afalam takuunuu ta’qiluun (apakah kalian tidak berpikir?), ath-Thabari menerangkan bahwa kalimat tersebut ditujukan bagi orang-orang musyrik. Mereka mentaati setan untuk beribadah selain kepada Allah SWT. Padahal tidak selayaknya mereka mentaati musuh-musuhnya sendiri.
Sementara dalam Tafsir Marah Labid dijelaskan secara global ayat di atas bermakna: “Sungguh setan telah menyesatkan sebagian besar orang-orang terdahulu dari jalan lurus yang Aku perintahkanmu untuk teguh padanya. Kesesatan yang diakibatkan setan ini menyebabkan mereka ditimpakan berbagai musibah, maka apakah kamu tidak memikirkannya?”
Ibn ‘Asyur menjelaskan, awal surat Yasin ayat 62 ini terhubung (ma’tuf) dengan ujung dari ayat 60 yang menyatakan bahwa setan adalah musuh nyata manusia. Pada ayat ini diterangkan alasannya, yaitu karena usaha setan menyesatkan manusia dari jalan lurus menuju Allah SWT. Jejak penyesatan yang dilakukan setan terekam jelas dalam sejarah umat terdahulu untuk direnungi generasi berikutnya.
Lihat Juga :