Begini Andil Malaikat dalam Penciptaan Manusia dalam Kandungan
Rabu, 23 Februari 2022 - 15:53 WIB
Baca juga: Ketika Rasulullah SAW Menyaksikan Perdebatan Para Malaikat
Ibnu Abbas menjelaskan bahwa almu'aqqibat min Allah adalah para malaikat yang ditugaskan Allah untuk menjaga manusia, baik dari depan maupun dari belakang. Jika takdir yang ditentukan Allah untuk manusia ini datang, para malaikat ini menyingkir darinya.
Mujahid berkata, “Tidaklah seorang hamba, kecuali memiliki satu malaikat yang ditugaskan untuk menjaganya, baik dalam jaga maupun dalam tidur, dari jin, manusia, maupun serangga yang menyakiti. Setiap kali satu di antaranya mendatangi manusia maka malaikat itu berkata: 'Mundurlah!' Terkecuali yang diizinkan oleh Allah untuk menyentuhnya maka ia bisa menyentuhnya (manusia).”
Ada seorang laki-laki mengatakan kepada Ali bin Abi Thalib: “Ada sekelompok orang yang hendak membunuhmu.”
Ali menjawab, “Sesungguhnya, bersama setiap orang itu ada dua malaikat yang menjaganya terhadap apa yang ada di luar kemampuannya. Jika takdir datang, kedua malaikat itu menyingkir darinya. Sesungguhnya, ajal adalah perisai yang kukuh.”
Al-mu'aqqibat yang disebut dalam ayat Surat ar-Ra'd di atas adalah sama dengan yang dimaksud dalam ayat yang lain:
Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hamba-Nya, dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami, dan malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya. ( QS Al-An'am : 61)
Al-Hafazhah yang diutus oleh Allah ini menjaga hamba sampai datangnya ajal yang ditentukan baginya.
Baca juga: Pada Hari Kiamat Semua Makhluk Mati, Bagaimana dengan Malaikat?
Ibnu Abbas menjelaskan bahwa almu'aqqibat min Allah adalah para malaikat yang ditugaskan Allah untuk menjaga manusia, baik dari depan maupun dari belakang. Jika takdir yang ditentukan Allah untuk manusia ini datang, para malaikat ini menyingkir darinya.
Mujahid berkata, “Tidaklah seorang hamba, kecuali memiliki satu malaikat yang ditugaskan untuk menjaganya, baik dalam jaga maupun dalam tidur, dari jin, manusia, maupun serangga yang menyakiti. Setiap kali satu di antaranya mendatangi manusia maka malaikat itu berkata: 'Mundurlah!' Terkecuali yang diizinkan oleh Allah untuk menyentuhnya maka ia bisa menyentuhnya (manusia).”
Ada seorang laki-laki mengatakan kepada Ali bin Abi Thalib: “Ada sekelompok orang yang hendak membunuhmu.”
Ali menjawab, “Sesungguhnya, bersama setiap orang itu ada dua malaikat yang menjaganya terhadap apa yang ada di luar kemampuannya. Jika takdir datang, kedua malaikat itu menyingkir darinya. Sesungguhnya, ajal adalah perisai yang kukuh.”
Al-mu'aqqibat yang disebut dalam ayat Surat ar-Ra'd di atas adalah sama dengan yang dimaksud dalam ayat yang lain:
وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِ ۖ وَيُرْسِلُ عَلَيْكُمْ حَفَظَةً حَتَّىٰ إِذَا جَاءَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ تَوَفَّتْهُ رُسُلُنَا وَهُمْ لَا يُفَرِّطُونَ
Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hamba-Nya, dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami, dan malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya. ( QS Al-An'am : 61)
Al-Hafazhah yang diutus oleh Allah ini menjaga hamba sampai datangnya ajal yang ditentukan baginya.
Baca juga: Pada Hari Kiamat Semua Makhluk Mati, Bagaimana dengan Malaikat?
(mhy)
Lihat Juga :