Kisah Iblis Ikut Konspirasi Rencana Membunuh Nabi Muhammad SAW

Kamis, 03 Maret 2022 - 17:37 WIB
O Hashem dalam bukunya berjudul"Muhammad Sang Nabi: Penelusuran Sejarah Nabi Muhammad Secara Detail" menyebut pembicaraan para bangsawan Quraisy di Darun Nadwah ini terjadi pada tanggal 29 Safar 1 H, atau bertepatan dengan 11 September 622 M.

Pada hari itu juga, kaum Quraisy telah menunjuk dan menentukan lima orang pemuda kuat yang mewakili sepuluh kabilah untuk membunuh Nabi Muhammad SAW pada malam hari.

Baca juga: Membaca Ulang Hijrah Nabi sebagai Pijakan Permulaan Kalender Hijriah

Jibril Datangi Rasul

Kemudian Jibril mendatangi Rasulullah dan berkata, “Jangan habiskan malam ini di tempat tidur yang biasanya engkau tidur.”

Ketika sepertiga malam telah berlalu, para pemuda itu berkumpul di depan pintu rumahnya dan menunggunya tidur agar mereka dapat menyerangnya.

Ketika Rasulullah melihat mereka di sana, dia berkata kepada Ali bin Abi Thalib, “Tidurlah di tempat tidurku dan selimuti dirimu dengan jubah Hadrami hijauku; tak ada hal buruk yang akan menimpamu dari mereka.” Rasulullah biasa mengenakan jubah itu ketika beliau tidur.

Selanjutnya Ath-Thabari, mengutip sejumlah riwayat, mengisahkan, Nabi Muhammad SAW berkata kepada Ali bin Abi Thalib, “Jika Ibnu Abi Quhafah – yaitu, Abu Bakar – datang kepadamu, katakan kepadanya bahwa aku telah pergi ke (Bukit) Tsur dan memintanya untuk bergabung denganku; kirimkan aku sedikit makanan, sewa seorang pemandu untukku yang bisa menunjukkanku jalan menuju Madinah, dan belikan aku unta tunggangan.”

Kemudian Rasulullah pergi, dan Allah membutakan pandangan orang-orang yang sedang mengintai menungguinya, sehingga dia dapat pergi tanpa mereka dapat melihatnya.

Baca juga: Duta Islam Pertama dan Bapak Tauhid, Sukses Membuka Jalan Hijrah Nabi
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!