Sholat Nisfu Syaban Bidah? Begini Penjelasan Gus Baha

Jum'at, 11 Maret 2022 - 17:03 WIB
Selanjutnya Rasulullah SAW bersabda,

وَأَحْسَنَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا ، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلالَةٌ ، وَكُلَّ ضَلالَةٍ فِي النَّارِ

Sejelek-jelek perkara adalah (perkara agama) yang diada-adakan, setiap (perkara agama) yang diada-adakan itu adalah bid’ah, setiap bid’ah adalah kesesatan dan setiap kesesatan tempatnya di neraka” (HR An Nasa’i no. 1578, dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahih wa Dha’if Sunan An Nasa’i)

Baca juga: Innalillahi, Ibunda Gus Baha Meninggal Dunia

Gus Baha mengatakan para era ulama, era Imam Syafii, Imam Hambali lalu membahas definisi bidah. Lalu muncullah dua kategori bid’ah: bid’ah hasanah dan bid’ah sayyi’ah (dholalah).

Imam Syafi’i –rahimahullah– yang menyebutkan:

الْبِدْعَة بِدْعَتَانِ : مَحْمُودَة وَمَذْمُومَة ، فَمَا وَافَقَ السُّنَّة فَهُوَ مَحْمُود وَمَا خَالَفَهَا فَهُوَ مَذْمُوم

Bid’ah itu ada dua: terpuji dan tercela. Bid’ah yang sesuai dengan sunnah berarti terpuji, sedangkan yang menyelisihinya berarti tercela.

Apakah sholat Nisfu Syaban sebagai bidah tercela? Gus Baha mengatakan selama sholat itu dilakukan lillahi taala, karena Allah taala, dan dilakukan bukan pada waktu dilarang sholat maka Sholat Syaban adalah amalan yang baik.

Baca juga: Gus Baha: Kalau Masih Miskin Berbahagialah!
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!