Mengapa Puasa 6 Hari di Bulan Syawal Disebut Seperti Puasa Setahun Penuh? Begini Penjelasannya

Jum'at, 06 Mei 2022 - 08:00 WIB
Puasa 6 hari di bulan Syawal sering disebut seperti puasa setahun penuh, karenanya umat muslim dianjurkan untuk mengamalkannya. Foto ilustrasi/ist
Amalan puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal , seringkali disebut seperti puasa setahun penuh. Benarkah demikian? Apa saja keistimewaan puasa sunnah ini? Imam An-Nawawi di dalam kitab Syarah Shahih Muslim menerangkan tentang maksud “seperti puasa satu tahun penuh” ini.

Menurutnya, ulama menjelaskan bahwa satu kebaikan itu diganjar dengan 10 kebaikan. Jika seseorang melakukan puasa Ramadhan satu bulan penuh, yakni 30 hari, maka ia sama dengan telah berpuasa selama sepuluh bulan. Sedangkan, puasa enam hari di bulan Syawal sama dengan puasa selama dua bulan.

Baca juga: Niat Puasa 6 Hari di Bulan Syawal dan Keutamaannya



Oleh sebab itu, maka jika seseorang berpuasa selama Ramadhan satu bulan penuh ditambah dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti puasa selama setahun. (30+6=36, 36×10=360 dan 360 adalah jumlah hari selama satu tahun).

Hal ini sebagaimana disabdakan Nabi Shallallahu alahi wa sallam:

عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّهُ حَدَّثَهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ * مَنْ صَامَ رَمَضَانَ، ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالَ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ. رواه مسلم


Dari Abu Ayyun Al-Anshari r.a., ia menceritakan kepadanya bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Siapa berpuasa Ramadhan, kemudian ia mengikutinya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti puasa satu tahun penuh.” (HR. Muslim)

Sedangkan bagi kaum perempuan, yang masih memiliki qadha’ puasa Ramadhan, maka sebaiknya dibayar dulu puasa qadha’nya kemudian dilanjutkan dengan puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal. Hal ini disebabkan karena orang yang memiliki qadha’ atau hutang puasa Ramadhan, maka sama saja ia belum lengkap melakukan 30 hari puasa.

Padahal, kita dapat dikategorikan puasa selama setahun bila telah menyelesaikan 30 hari puasa di bulan Ramadhan dan 6 hari di bulan Syawal. Namun, ada pula yang berpendapat bahwa diperbolehkan menggabungkan puasa qadha’ Ramadhan dengan puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!