Hati-hati Meninggalkan Ibadah karena Takut Riya, Itulah Riya!
Senin, 30 Mei 2022 - 22:18 WIB
Karena meninggalkan amal karena takut riya termasuk tipu daya setan. Karena setan, pada satu kondisi berusaha menjerumuskan seorang hamba ke dalam riya untuk merusak amalnya.
Pada kondisi yang lain menipunya dengan meninggalkan amal karena takut riya supaya tidak melakukan amal saleh. Disinilah halusnya tipu daya setan. Padahal dia diperintahkan untuk beramal dan bersungguh-sungguh menjalankan ketaatan dengan berharap ridha Allah dan meninggalkan godaan setan dan tipu dayanya.
Maka siapa yang sudah berazam menjalankan satu ibadah lalu meninggalkannya karena takut riya, sebenarnya dia telah berbuat riya. Karena dia meninggakan amal karena manusia.
Tetapi jika meninggalkannya untuk dikerjakan saat sendirian, maka ini dianjurkan kecuali pada amal-amal wajib (seperti sholat fardhu.
Agar selamat dari riya kata Abah Guru Sekumpul, jangan merasa ibadah itu perbuatan kita. Intinya semuanya fi'lulloh atau perbuatan Allah.
Teruslah beramal dan berbuat kebaikan, jika kita istiqomah insya Allah akan dianugerahi sifat ikhlas. Orang yang beramal lebih baik daripada orang yang diam bermalas-malasan tanpa berbuat apa-apa atau yang sia-sia. Semoga Allah memelihar kita dari sifat Riya.
Wallahu A'lam
Baca Juga: Tips Sederhana Agar Tidak Riya dalam Beramal
Pada kondisi yang lain menipunya dengan meninggalkan amal karena takut riya supaya tidak melakukan amal saleh. Disinilah halusnya tipu daya setan. Padahal dia diperintahkan untuk beramal dan bersungguh-sungguh menjalankan ketaatan dengan berharap ridha Allah dan meninggalkan godaan setan dan tipu dayanya.
Maka siapa yang sudah berazam menjalankan satu ibadah lalu meninggalkannya karena takut riya, sebenarnya dia telah berbuat riya. Karena dia meninggakan amal karena manusia.
Tetapi jika meninggalkannya untuk dikerjakan saat sendirian, maka ini dianjurkan kecuali pada amal-amal wajib (seperti sholat fardhu.
Agar selamat dari riya kata Abah Guru Sekumpul, jangan merasa ibadah itu perbuatan kita. Intinya semuanya fi'lulloh atau perbuatan Allah.
Teruslah beramal dan berbuat kebaikan, jika kita istiqomah insya Allah akan dianugerahi sifat ikhlas. Orang yang beramal lebih baik daripada orang yang diam bermalas-malasan tanpa berbuat apa-apa atau yang sia-sia. Semoga Allah memelihar kita dari sifat Riya.
Wallahu A'lam
Baca Juga: Tips Sederhana Agar Tidak Riya dalam Beramal
(rhs)
Lihat Juga :