Kisah Nabi Ibrahim yang Selalu Lulus Saat Diuji Allah Ta'ala

Selasa, 14 Juni 2022 - 17:45 WIB
Dalam konteks ini, ujian Allah merupakan sebuah pilihan bagi Nabi Ibrahim antara menunaikan atau berpaling darinya. Hanya saja ujian bagi seorang hamba dari tuhannya tentu merupakan sebuah perintah yang harus ditunaikan.

Wahbah az-Zuhaily juga memahami bahwa ujian Allah kepada Nabi Ibrahim as mengandung makna tentang keutamaan bagi Nabi Ibrahim, sebab dalam ayat ini pula, Allah mengabarkan tentang balasan kepada Nabi Ibrahim berupa kemulian baginya.

Dalam kitab Tafsir Ibnu Katsir disebutkan ada penjelasan bahwa secara umum ulama’ tafsir sependapat bahwa ujian Allah bagi Nabi Ibrahim merupakan suatu perintah dan larangan untuk menguji seberapa tinggi tingkat ketakwaan Nabi Ibrahim.

Namun, spesifik ujian Allah dengan lafadz بكلمات menimbulkan perdebatan dan pertanyaan apa maksud dari beberapa kalimat tersebut. Ibnu Katsir turut menafsirkannya sebagai kalimat al-Qadriyah atau asy-Syari’ah yakni berupa syar’iat tentang perintah dan larangan Allah SWT. Ia mengkolerasikan lafadz بكلمات dalam arti syari’at dengan keterangan yang ada dalam surat at-tahrim ayat 12 dan al-An’am ayat 115.

Perbedaan penafsiran tentang makna بكلمات tidak lepas dari tidak adanya keterangan ayat Al-Qur’an dan hadis nabi yang menjelaskan tentang ayat tersebut. Walaupun perbedaan penafsiran hanya terletak pada aspek spesifik ujian Allah kepada Nabi Ibrahim, akan tetapi esensinya ulama’ tafsir sepaham bahwa ujian Allah berupa perintah dan larangan bagi Nabi Ibrahim.

Baca juga: Dahsyatnya Tawakkal Nabi Ibrahim, Api pun Menjadi Dingin

Ujian tersebut telah ditunaikan secara sempurna yang dinyatakan dalam lafadz فاتمهن (telah menunaikan). Dengan demikian perintah dan larangan Allah kepada Nabi Ibrahim, mengindikasikan bahwa ujian diberikan secara bertahap untuk menjadikannya sebagai pemimpin.

Kisah-kisah Nabi Ibrahim as dalam Al-Qur'an merupakan bukti keistemaawaan dirinya di sisi Allah SWT. Di samping itu, hikmah dari kisah-kisah tersebut dapat menjadi teladan bagi umat Islam dalam meniru ketakwaannya kepada Allah SWT.

Baca juga: Kematian, Hanya Nabi Ibrahim dan Nabi Musa yang Bisa Menawar
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!