Kisah Nabi Ibrahim yang Selalu Lulus Saat Diuji Allah Ta'ala

Selasa, 14 Juni 2022 - 17:45 WIB
Allah sering menguji Nabi Ibrahim, termasuk ujian ketika belliau disuruh menyembelih Ismail. Foto/Ilustrasi: Islam together
Allah banyak menguji Nabi Ibrahim sehingga menempatkan dirinya sebagai pemimpin dan teladan bagi umat sesudahnya. Bapak para nabi ini senantiasa lulus dalam menjalankan ujian tersebut.

Keterangan beberapa ayat dalam Al-Qur'an yang banyak dihubungkan dengan ujian-ujian Allah SWT kepada Nabi Ibrahim dapat ditemukan dalam ayat tentang kisah Nabi Ibrahim, di antaranya:

Baca juga: Kisah Nabi Ibrahim Mengajarkan Agama Tauhid

Pertama, kisah Nabi Ibrahim as yang rela mengurbankan perasaannya sendiri ketika harus berhadapan dengan ayah dan kaumnya yang musyrik, bahkan sampai harus menghadapi hukuman dibakar hidup-hidup. Kisah-kisah ini dapat ditemukan dalam keterangan surat Al-Anbiya ’ 51-69.

Kedua, kisah ketika Allah memerintah untuk menyembelih putra tercintanya, Ismail. Bahkan setelah sekian lama ia menantikan keturunan sebelum Ismail dilahirkan. Hal ini dikisahkan dalam Surat Ash-Shaffat ayat 102-107.

Ketiga, kisah dirinya dan putranya, Ismail yang membangun masjid al-haram dengan menyisihkan tenaga, sebagaimana keterangan dalam surat Al-Baqarah ayat 125-127.

Baca juga: Nabi Ibrahim Menyuruh Nabi Isma'il Ceraikan Istrinya, Ini Sebabnya

Fuad al-Baqi’ dalam kitab "Al-Mu’jam Al-Mufahras li Al-Fadl Al-Qur’an" menjelaskan bahwa secara etimologi kata ujian dalam al-Qur’an disebutkan dengan lafadz ابتلى sebanyak 8 kali dalam Al-Qur’an yang terdapat pada surat al-Baqarah ayat 124, al-fajr ayat 15 dan 16, al-Insan ayat 2, Ali Imran ayat 152 dan 154, an-Nisa’ ayat 6 dan al-azhab ayat 11.

Sedangkan dalam Lisan al-Arab makna lafadz ابتلى sama dengan اختبر yang berarti menguji baik berupa ujian kebaikan ataupun ujian kejelekan, sehingga beberapa ayat tersebut sama bermakna menguji atau diuji, baik berupa ujian Allah terhadap Nabi Ibrahim maupun umat Islam secara umum. Namun ujian yang Allah berikan kepada Nabi Ibrahim as hanya disebut sekali dalam Al-Qur’an, yakni dalam surat al-Baqarah ayat 124.

۞ وَاِذِ ابْتَلٰٓى اِبْرٰهٖمَ رَبُّهٗ بِكَلِمٰتٍ فَاَتَمَّهُنَّ ۗ قَالَ اِنِّيْ جَاعِلُكَ لِلنَّاسِ اِمَامًا ۗ قَالَ وَمِنْ ذُرِّيَّتِيْ ۗ قَالَ لَا يَنَالُ عَهْدِى الظّٰلِمِيْنَ

“Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat, lalu dia melaksanakannya dengan sempurna. Dia (Allah) berfirman, “Sesungguhnya Aku menjadikan engkau sebagai pemimpin bagi seluruh manusia.” Dia (Ibrahim) berkata, “Dan (juga) dari anak cucuku?” Allah berfirman, “(Benar, tetapi) janji-Ku tidak berlaku bagi orang-orang zalim.”

Baca juga: Setan Selalu Gagal Mengadu-domba Keluarga Nabi Ibrahim

Wahbah az-Zuhaily dalam Tafsir al-Munir fi al-Aqidah wa al-Syari’ah wa al’Manhaj mengatakan bahwa ujian Allah kepada Nabi Ibrahim pada ayat tersebut disebutkan menggunakan lafadz ابتلى ابراهيم ربه بكلمات yang bermakna Allah menguji Nabi Ibrahim dengan beberapa kalimat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!