Fadhilah Membaca Surat Al-Ikhlas 10 Kali Setelah Sholat Subuh

Jum'at, 17 Juni 2022 - 05:05 WIB
Surah Al-Ikhlas adalah surat ke-112 dalam Al-Quran. Terdiri dari 4 ayat, 15 kalimat dan 47 huruf. Foto/Ist
Umat Islam tentu tak asing dengan Surat Al-Ikhlas (الإخلاص). Surat yang terdiri dari 4 ayat ini sangat populer karena selain mudah dihafal juga memiliki fadhilah (keutamaan) luar biasa.

Surat ke-112 dalam Al-Qur'an ini berisi kandungan yang menegaskan keesaan Allah Ta'ala dan menolak segala bentuk penyekutuan terhadap-Nya.

Baca Juga: Dahsyatnya Keutamaan Surah Al-Ikhlas, Yuk Amalkan!

Dalam Kitab Al-Mawaizh Al-Usfuriyah, Syaikh Muhammad bin Abu Bakar Ushfury menerangkan keutamaan membaca Surat Al-Ikhlas 10 kali setelah sholat Subuh.

Diriwayatkan dari Ali bin Abu Tholib bahwa Rasulullah shollallohu 'alaihi wasallam bersabda: "Barang siapa membaca Surat Al-Ikhlas setelah sholat Subuh sebanyak 10 kali maka tidak ada suatu dosa yang menimpanya pada hari itu meskipun setan berusaha menggodanya. Surat Al-Ikhlas adalah Surat Makkiyyah (yang diturunkan ketika Rasulullah berada di Mekkah)."

Surat itu memiliki 4 (empat ayat), 15 kalimat, dan 47 huruf. Diriwayatkan dari Ubay bin Kaab radhiyallahu 'anhu, Rasulullah bersabda: "Barang siapa membaca Surat Al-Ikhlas satu kali maka ia diberi pahala sebanyak pahala 100 orang mati syahid."

Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu berkata bahwa Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barang siapa membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak satu kali maka seolah-olah ia telah membaca 1/3 Al-Qur'an. Dan barang siapa membacanya dua kali maka seolah-olah ia telah membaca 2/3 Al-Qur'an. Dan barang siapa membacanya tiga kali maka seolah-olah ia telah membaca seluruh Al-Qur'an. Barang siapa membacanya sebanyak 11 kali maka Allah membangunkan untuknya rumah di surga yang terbuat dari intan merah."

Surat Al-Ikhlas Adalah Pelebur Utang

Dikisahkan, Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam sedang duduk di pintu Kota Madinah. Tiba-tiba ada jenazah mayit laki-laki lewat yang digotong oleh orang-orang. Beliau bertanya: "Apakah mayit itu masih memiliki kewajiban hutang?" Orang-orang menjawab: "Ia masih memiliki kewajiban membayar utang 4 (empat) Dirham."

"Sholatilah sendiri mayit itu! Karena aku tidak mau mensholati orang yang ketika masih hidup memiliki kewajiban membayar utang 4 (empat) dirham kemudian ia mati dan belum membayarnya," kata Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!