Niat Sholat Qobliyah Subuh Lengkap dengan Tata Cara dan Waktu Mengerjakannya

Jum'at, 17 Juni 2022 - 18:02 WIB
Niat sholat qabliyah subuh merupakan amalan sebelum mengerjakan sholat sunah rawatib sebelum sholat subuh. Foto ilustrasi/ist
Bacaan niat sholat qobliyah subuh adalah amalan sebelum mengerjakan sholat sebelum atau qobliyah subuh. Niat ini dianjurkan dihapal seperti halnya saat mengerjakan sholat fardhu lima waktu. Lantas bagaimana niat sholat qobliyah subuh beserta tata cara dan waktu mengerjakannya yang tepat?

Dikutip dari laman NU Online, berikut bacaan niat sholat qobliyah subuh ini:

اُصَلِّيْ سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى


Ushalli sunnatas shubhi rak'ataini lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku menyengaja sembahyang sunah Subuh dua rakaat karena Allah SWT."



Setelah mengetahui niat sholat qobliyah subuh, setiap muslim dan muslimah juga harus memahami tata caranya. Sholat qobliyah subuh atau fajar umumnya dikerjakan sebelum sholat fardhu subuh. Sholat sunah ini dilakukan sebanyak 2 rakaat.

Sholat qobliyah subuh memang jangan sampai dikerjakan berlama-lama. Hal itu karena hukumnya adalah sunah. Rasulullah SAW juga melaksanakan sholat sunah qobliyah subuh dengan waktu singkat. Tata cara sholat qobliyah subuh tak berbeda jauh dengan sholat lainnya.

Berikut tata cara sholat qobliyah subuh:

1. Membaca niat shalat sunnah qobliyah subuh

2. Takbiratul Ihram

3. Membaca surah al-Fatihah dilanjutkan salah satu surah dalam Al-Quran (dianjurkan surah al- Kafirun, surah al-Ikhlas, surah al-Baqarah ayat 136, dan surah Ali Imran ayat 52)

4. Rukuk

5. Iktidal

6. Sujud pertama

7.Duduk di antara dua sujud

8. Sujud kedua rakaat pertama

9. Berdiri dan mengulang urutan di atas sejak membaca Surah al-Fatihah hingga sujud kedua

10. Duduk tasyahud

11. Mengucapkan salam, menoleh ke kanan dan kiri
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Abdullah, dia berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:  Sesungguhnya Islam muncul pertama kali dalam keadaan asing dan akan kembali dalam keadaan asing pula, maka beruntunglah orang-orang yang terasing.  Abdullah berkata, Dikatakan, Siapakah orang-orang yang terasing itu?  beliau menjawab: Orang-orang yang memisahkan diri dari kabilah-kabilah (yang sesat).

(HR. Ibnu Majah No. 3978)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More