Bukan Cuma Makan Dendeng, Ini Amalan di Hari Tasyrik

Selasa, 12 Juli 2022 - 22:14 WIB
Ibnu Abbas dan Atha berpendapat bahwa "Hari-hari yang terbilang" jumlahnya empat hari yaitu: Idul Adha dan 3 hari setelahnya. (Lathaiful Ma'arif, Hal 314)

Dalam satu riwayat disebutkan: "Hari yang paling agung di sisi Allah adalah hari Kurban (Idul Adha) kemudian hari Al-Qarr." (HR. Abu Daud 1765). Yang dimaksud hari Al-Qarr adalah tanggal 11 Dzulhijjah atau hari kedua setelah hari raya Kurban.

3. Memperbanyak Doa

Hari-hari Tasyrik merupakan momen terbaik untuk memperbanyak doa kepada Allah. Sebagian ulama menganjurkan berdoa dengan "doa sapu jagat" sebagaimana disebutkan oleh Ikrimah, murid Ibnu Abbas dalam Lathaiful Ma'arif. Berikut doanya:

رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِى ٱلدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى ٱلْءَاخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ


Robbana Aatina Fid-Dunya Hasanah wafil Akhirati Hasanah, wa Qinaa 'adzaabannaar.

Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka." (QS Al-Baqarah Ayat 201)

Abu Musa al-Asy'ari berkata: "Setelah hari raya kurban ada tiga hari, dimana Allah menyebutnya sebagai al-Ayyam al-Ma'dudat (hari-hari yang terbilang). Doa pada hari-hari ini, tidak akan ditolak. Karena itu, perbesarlah harapan kalian." (Lathaiful Ma'arif, Hal 506)

Baca Juga: Ini Alasan Mengapa 3 Hari Setelah Idul Adha Disebut Hari Tasyrik
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!