Keutamaan Ayat Kursi Mengandung 10 Kalimat Istimewa

Kamis, 14 Juli 2022 - 16:44 WIB
وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ

Artinya: "Kursi Allah meliputi langit dan bumi."

Ibnu Abbas mengatakan, yang dimaksud dengan 'Kursi-Nya' ialah ilmu-Nya. Ulama lainnya mengatakan, tempat kedua telapak kaki (kekuasaan-Nya). Ibnu Abbas menceritakan bahwa Nabi pernah ditanya mengenai makna firman-Nya: "Kursi Allah meliputi langit dan bumi." Maka beliau menjawab: "Kursi Allah ialah tempat kedua telapak kaki (kekuasaan-Nya), sedangkan 'Arasy tiada yang dapat menaksir luasnya kecuali hanya Allah sendiri."

Ad-Dahhak meriwayatkan dari Ibnu Abbas, "Seandainya langit dan bumi yang masing-masingnya terdiri atas tujuh lapis dihamparkan, kemudian satu sama lainnya disambungkan, maka semuanya itu bukan apa-apa bila dibandingkan dengan luasnya Kursi, melainkan hanya seperti suatu halqah (sekumpulan manusia) yang berada di tengah-tengah padang pasir."

9. Allah Tidak Merasa Berat Memelihara Keduanya.

Berikut Firman Allah:

وَلا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا

Artinya: "Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya."

Maksudnya, tidak memberatkan-Nya dan tidak mengganggu-Nya sama sekali memelihara langit dan bumi serta semua makhluk yang ada pada keduanya. Bahkan hal tersebut mudah dan sangat ringan bagi-Nya.

Dialah yang mengatur semua jiwa beserta semua apa yang diperbuatnya, Dialah yang mengawasi segala sesuatu. Tidak ada sesuatu pun yang terhalang dari-Nya, dan tiada sesuatu pun yang gaib bagi-Nya.

Segala sesuatu seluruhnya hina di hadapan-Nya dalam keadaan tunduk dan patuh bila dibandingkan dengan-Nya, lagi berhajat kepada-Nya, sedangkan Dia Mahakaya lagi Maha Terpuji, Maha melakukan semua yang dikehendaki-Nya, tidak dimintai pertanggungjawaban tentang apa yang dilakukan-Nya, sedangkan mereka dimintai pertanggungjawaban.

10. Dan Allah Maha Tinggi Lagi Maha Besar

Allah menutup Ayat kursi dengan kalimat ini. Berikut Firman-Nya:

وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Artinya: "Dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar."

Ayat ini sama maknanya dengan firman-Nya:

الْكَبِيرُ الْمُتَعالِ

"Yang Mahabesar lagi Mahatinggi." (QS Ar-Ra'd: 9)

Cara memahami ayat-ayat ini dan hadis-hadis sahih yang semakna dengannya lebih baik memakai metode yang dilakukan oleh ulama Salaf yang saleh yaitu tidak serupa dan tidak mirip dengan apa yang digambarkan dalam teksnya.

Baca Juga: Inilah Ayat Paling Agung, Keutamaannya Dapat Mengusir Setan
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!