Benarkah Menikah di Bulan Muharram atau Suro Dilarang?
Senin, 01 Agustus 2022 - 16:25 WIB
"Sesungguhnya waktu berputar ini sebagaimana ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun ada dua belas bulan. Di antara dua belas bulan itu, ada empat bulan suci (Syahrul Haram). Tiga bulan berurutan: Dzulqo'dah, Dzulhijjah, dan Muharram, kemudian bulan Rajab; antara Jumadi tsaniah dan Syaban." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
Di riwayat lain diterangkan,Muharrammerupakan bulannya Allah. "Sebaik-baik puasa setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah Muharram". (HR. Muslim 1163)
Jadi, larangan menikah atau menggelar hajatan di bulan Suro menurut pandangan syariat Islam adalah tidak benar. Semoga Allah berkenan mencurahkan taufik-Nya untuk kita semua.
Baca juga: Keutamaan Puasa Asyura: Menghapus Dosa Setahun Lalu
Wallahu A'lam
Di riwayat lain diterangkan,Muharrammerupakan bulannya Allah. "Sebaik-baik puasa setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah Muharram". (HR. Muslim 1163)
Jadi, larangan menikah atau menggelar hajatan di bulan Suro menurut pandangan syariat Islam adalah tidak benar. Semoga Allah berkenan mencurahkan taufik-Nya untuk kita semua.
Baca juga: Keutamaan Puasa Asyura: Menghapus Dosa Setahun Lalu
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :