Inilah 14 Waktu yang tepat untuk Membaca Shalawat Nabi

Sabtu, 20 Agustus 2022 - 08:41 WIB
Membaca Shalawat merupakan salah satu cara kaum muslim untuk mengekspresikan kecintaan terhadap Baginda Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam. Foto ilustrasi/ist
Membaca Shalawat merupakan salah satu cara kaum muslim untuk mengekspresikan kecintaan terhadap Baginda Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam. Allah Ta'ala memerintahkan secara langsung agar senantiasa bershalawat kepada Rasulullah ini, seperti dalam firmanNya :

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا


“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk nabi, Wahai orang-orang mukmin, bershalawatlah kamu semua untuk nabi dan beri salamlah olehmu kepadanya dengan sebenar-benarnya.” (QS Al Ahzab : 56)

Untuk membaca shalawat ini, ternyata ada waktu-waktu yang sangat dianjurkan bahkan diharuskan kita membaca shalawat atas Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam ini.

Baca juga: Satu-satunya Amalan yang Pasti Diterima Allah dan Wasilah Syafa'at



Kapan dan di mana saja kita bershalawat? Dirangkum dari beberapa sumber, berikut waktu-waktu yang dianjurkan membaca shalawat tersebut:

1. Sesudah adzan

Rasulullah bersabda: “Apabila kamu mendengar muadzin (orang yang adzan) melantunkan adzan , sambutlah ucapannya. Sesudah menyambut adzan, maka bershalawatlah kamu untukku.” (HR. Muslim)

2.Ketika hendak keluar dan memasuki masjid

Hal ini berdasarkan hadis nabi: “Apabila salah seorang dari kalian masuk masjid, maka hendaklah ia membaca “Salam” kepadaku (membaca shalawat dan salam). Selepas itu hendaklah ia membaca:

Allahummaftah lie abwaba rahmatika, (Ya Allah, bukakanlah untukku segala pintu rahmatmu). Dan apabila ia hendak keluar, hendaklah ia membaca (sesudah bershalawat): Allahumma inni as’aluka min fadlika. (Ya Allah, aku memohon kepadaMu limpahan rahmatMu).” (HR. Abu Daud)

3. Sesudah membaca tasyahhud akhir

Rasulullah bersabda: “Apabila salah seorang kamu kamu bertasyahhud di dalam shalat maka hendaklah ia mengucapkan: Allahumma shalli ‘ala muhammadin wa’ala ali muhammadin, kama shallaita wa barakta watarohmata ‘ala ibrahima wa ali ibrahim, innaka hamidun majied.” (HR. al-Baihaqi)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!