Nabi Muhammad SAW Pun Tidak Mengandalkan Nasab
Selasa, 30 Agustus 2022 - 11:24 WIB
Artinya: "Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muttalib (nama asli Abdul Muttalib adalah Syaibah) bin Hasyim (nama asli Hasyim adalah Umar) bin Abdu Manaf (nama asli Abdu Manaf adalah Mughirah) bin Qusayy bin Kilab bin Murrah bin Ka’b bin Lu’ayy bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin al-Nadlr bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah (nama asli Mudrikah adalah 'Amr bin Ilyas) bin Mudhar bin Nizar bin Ma'add bin 'Adnan bin Udda (dilafalkan juga Udada bin Muqawwim) bin Nahur bin Tayrah bin Ya'ruba bin Yasyjuba bin Nabat bin Ismail bin Ibrahim bin Tarih (dia adalah Azar) bin Nahur bin Sarug bin Ra'u bin Falikh bin Aybar bin Syalikh bin Arfakhsyadz bin Sam bin Nuh bin Lamak bin Mattu Syalakh bin Akhnunkh (dia adalah Nabi Idris, bani Adam pertama yang dianugerahi kenabian dan baca tulis) bin Yard bin Malayil bin Qainan bin Yanisy bin Syits bin Adam 'alaihissalam."
Kendati memiliki nasab mulia yang diakui oleh para ulama dan sejarawan, tidak lantas membuat Nabi Muhammad berbangga diri dengan kemuliaan yang disandangnya. Sehingga, sampai hari ini kita mengenal Rasulullah sebagai sosok yang secara personal sebagai pribadi yang unggul baik secara moral maupun intelektual. Dan, sekali lagi, itu semua terlepas dari kaitan nasab yang dimilikinya.
Muhamad Abror,
Santri Pesantren Asshiddiqiyah Jakarta
Baca Juga: Kisah Nabi Muhammad SAW Ditinggal Orang-orang Tercinta Sejak Kecil
Kendati memiliki nasab mulia yang diakui oleh para ulama dan sejarawan, tidak lantas membuat Nabi Muhammad berbangga diri dengan kemuliaan yang disandangnya. Sehingga, sampai hari ini kita mengenal Rasulullah sebagai sosok yang secara personal sebagai pribadi yang unggul baik secara moral maupun intelektual. Dan, sekali lagi, itu semua terlepas dari kaitan nasab yang dimilikinya.
Muhamad Abror,
Santri Pesantren Asshiddiqiyah Jakarta
Baca Juga: Kisah Nabi Muhammad SAW Ditinggal Orang-orang Tercinta Sejak Kecil
(rhs)
Lihat Juga :