Penjelasan Hadis Nabi SAW: Sebaik-baiknya Orang Beriman adalah Paling Baik Terhadap Istrinya

Selasa, 04 Oktober 2022 - 11:21 WIB
Salah satu hadis Nabi Muhammad Shallalahu alaihi wa sallam ini sangat populer, bahkan menegaskan tentang bagaimana sosok seorang mukmin terbaik sesungguhnya adalah yang paling baik terhadap istrinya. Foto ilustrasi/ist
Salah satu hadis Nabi Muhammad Shallalahu alaihi wa sallam ini sangat populer, bahkan menegaskan tentang bagaimana sosok seorang mukmin terbaik sesungguhnya. Abu Hurairah radhiyallahu'anhu berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap para istrinya.“(HR. Tirmidzi)

Menurut Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam kitab Syarh Riyadhus Shalihin, hadis ini menyatakan bahwa mereka yang sempurna imannya akan terlihat dalam sikap dan perilakunya, karenanya Rasulullah menyebut sempurnanya akhlak pada sesama merupakan manifestasi dari iman yang sempurna.

Baca juga: Inilah Hadis yang Membuat Ulama dan Orang Alim Takut dan Gemetar



Hal itu bisa dimulai dengan berbuat baik kepada orang-orang dalam lingkar terdekat, seperti keluarga dan istri. Sebab keluarga dan istri merupakan orang-orang yang paling berhak untuk diperlakukan dengan baik. Berlaku baik pada istri sesederhana memasang wajah berseri, tidak menyakiti, bersikap lembut, dan bersabar padanya.

Kaum wanita atau istri-istri harus diperlakukan sebagai manusia yang bermartabat. Bukan untuk direndahkan, dilecehkan, dan dipinggirkan apalagi untuk dijadikan korban kekerasan.

Mengutip penjelaskan Dr Faqihuddin dalam bukunya '60 Hadis Hak-hak Perempuan dalam Islam', lewat hadis di atas Rasulullah mengingatkan bahwa berbuat baik kepada perempuan menjadi syarat keimanan, ini merupakan pengakuan tegas Rasulullah tentang posisi dan martabat kemanusiaan perempuan.

Hal ini tidak hanya diucapkan Rasulullah, tapi juga dicontohkan oleh beliau dalam perilaku sehari-harinya. Ini merupakan penegasan yang monumental sebab sabda Rasulullah tersebut disebutkan dan dinyatakan terhadap masyarakat jahiliyah yang pada waktu itu tidak mengakui keberadaan perempuan. Sebagai masyarakat yang hidup di era yang telah mengalami banyak kemajuan peradaban, tentu nasehat Rasulullah tersebut harus termanifestasi dengan baik dalam kehidupan kita.

Memuliakan Istri adalah Amanah
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!