Hawa dari Tulang Rusuk Kiri Adam Bukan Bersumber dari Al-Quran?
Senin, 10 Oktober 2022 - 09:10 WIB
Di dalam al-Quran tidak ditemukan suatu ayat yang menyebutkan cerita tentang asal-usul kejadian perempuan. Foto/Ilustrasi: Dok SINDOnews
Tradisi pemahaman yang mempersepsikan Hawa dari tulang rusuk kiri Adam , bukan bersumber dari al-Qur'an tetapi pengaruh ajaran Kitab Suci sebelumnya.
"Seandainya tidak tercantum kisah kejadian Adam dan Hawa dalam Kitab Perjanjian Lama (Kejadian 2:21) niscaya pendapat yang keliru tidak pernah terlintas dalam benak seorang muslim," tulis Muhammad Rasyid Ridla' dalam Tafsir al-Manar.
Dalam tulisannya berjudul "Perspektif Jender Dalam Islam" yang menjadi bagian dari buku berjudul "Jurnal Pemikiran Islam Paramadina" (1998), Nasaruddin Umar juga mengatakan dalam al-Qur'an, tidak ditemukan suatu ayat yang menyebutkan cerita tentang asal-usul kejadian perempuan. "Yang ada hanya cerita tentang kesombongan Iblis yang berdampak pada Adam dan pasangannya, harus meninggalkan surga," ujarnya.
Lihat saja kisah-kisah Adam dan pasangannya dalam QS al-Baqarah/2 :34-38, surat al-A'raf/7 :11-27, dan surat Thaha/20 :115-123.
Baca juga: Perempuan-Perempuan Pemegang Bara Api
Menurutnya, hanya ada beberapa riwayat yang kontroversi menceritakan asal-usul keberadaan kejadian perempuan, yang redaksinya hampir sama dengan cerita yang ada dalam Kitab Kejadian, seperti dalam hadis yang dikutip Nasaruddin dari Muhammad al-Razi:
Ketika Allah mengusir Iblis keluar dari Taman lalu di dalamnya ditempatkan Adam. Karena ia tidak mempunyai teman bermain maka Allah menidurkannya kemudian mengambil unsur dari tulang rusuk kirinya lalu Ia mengganti daging di tempat semula kemudian Ia menciptakan Hawa dari padanya.
Ketika bangun, Adam menemukan seorang perempuan duduk di dekat kepalanya. Adam bertanya: "Siapa anda?"
Hawa menjawab: "Perempuan."
Adam kembali bertanya: "Kenapa engkau diciptakan?"
"Seandainya tidak tercantum kisah kejadian Adam dan Hawa dalam Kitab Perjanjian Lama (Kejadian 2:21) niscaya pendapat yang keliru tidak pernah terlintas dalam benak seorang muslim," tulis Muhammad Rasyid Ridla' dalam Tafsir al-Manar.
Dalam tulisannya berjudul "Perspektif Jender Dalam Islam" yang menjadi bagian dari buku berjudul "Jurnal Pemikiran Islam Paramadina" (1998), Nasaruddin Umar juga mengatakan dalam al-Qur'an, tidak ditemukan suatu ayat yang menyebutkan cerita tentang asal-usul kejadian perempuan. "Yang ada hanya cerita tentang kesombongan Iblis yang berdampak pada Adam dan pasangannya, harus meninggalkan surga," ujarnya.
Lihat saja kisah-kisah Adam dan pasangannya dalam QS al-Baqarah/2 :34-38, surat al-A'raf/7 :11-27, dan surat Thaha/20 :115-123.
Baca juga: Perempuan-Perempuan Pemegang Bara Api
Menurutnya, hanya ada beberapa riwayat yang kontroversi menceritakan asal-usul keberadaan kejadian perempuan, yang redaksinya hampir sama dengan cerita yang ada dalam Kitab Kejadian, seperti dalam hadis yang dikutip Nasaruddin dari Muhammad al-Razi:
Ketika Allah mengusir Iblis keluar dari Taman lalu di dalamnya ditempatkan Adam. Karena ia tidak mempunyai teman bermain maka Allah menidurkannya kemudian mengambil unsur dari tulang rusuk kirinya lalu Ia mengganti daging di tempat semula kemudian Ia menciptakan Hawa dari padanya.
Ketika bangun, Adam menemukan seorang perempuan duduk di dekat kepalanya. Adam bertanya: "Siapa anda?"
Hawa menjawab: "Perempuan."
Adam kembali bertanya: "Kenapa engkau diciptakan?"
Lihat Juga :