Kisah Ustaz Miftah El-Banjary Bangun Pesantren Berkat Sholawat Dalail Khairat
Rabu, 26 Oktober 2022 - 03:17 WIB
Berkah Sholawat Dalail Khairat
Ustaz Miftah menceritakan berkah sholawat Dalail Khairat yang dialaminya sendiri. Kata beliau, Gedung Ponpes Dalail Khairat akan dibangun dengan dua gedung kembar. Nama Dalail Khairat ini sengaja diambil dari karya agung sholawat yang dikarang Imam Al-Jazuli.
"500 tahun yang lalu kitab sholawat ini dikarang beliau, telah membuahkan berkah dan melahirkan banyak tokoh-tokoh ulama," kata Ustaz Miftah.
Dulu Raja Ali berperang di Malaka, ia tidak pernah meninggalkan dua pusaka yaitu Badik (pisau panjang) dan Kitab Sholawat Dalail Khairat. Setiap beliau berperang selalu membawa kitab sholawat tersebut. Beliau selalu membaca dan mengamalkannya sehingga memberi kekuatan luar biasa.
Ustaz Miftah menceritakan, saat pandemi selama 2 tahun lalu, beliau membuka kajian online yang diberi nama Kelas Dalail Khairat. Kelas online ini diikuti banyak jamaah dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk jamaah dari Malaysia.
"Kita menghidupkan sholawat Dalail Khairat dan membumikannya. Alhamdulillah kajian kelas Dalail Khairat ini sudah 9 angkatan," kata Dai yang juga penulis buku-buku Islami itu.
Dua tahun berlalu, muncullah ide untuk membuat tempat berkumpul para jamaah yang mengikuti kajian Sholawat Dalail Khairat. Awalnya hanya musholla kecil, berkat pertolongan Allah dan berkah dari sholawat ini mengalirlah donasi setelah membuka kotak amal.
Ada yang menyumbang Rp1 juta, Rp2 juta, ada yang Rp20 juta. Dan selama tiga bulan terkumpul Rp700 juta. Dari situ kemudian dibelilah tanah dan perlengkapan untuk membangun ponpes. Kemudian dilakukan perluasan tempat.
"Inilah dahsyatnya sholawat. Ketika Allah berkata 'Kun Fayakuun' Allah membukakan pintu-pintu sehingga terkumpullah donasi yang nilainya mencapai ratusan juta," ungkap Ustaz Miftah sembari menegaskan bahwa ini adalah amanah yang harus ditunaikan.
Sementara, Syaikh Ahmad Al-Misri yang ikut meletakkan batu pertama embangunan Ponpes Dalail Khairat ini mengatakan, ponpes ini kelak dapat mendatangkan keberkahan bagi masyarakat di daerah Tabalong. Apalagi Ponpes yang mengusung konsep Dirasatul Qur'an tergolong jarang ditemui saat ini.
Ustaz Miftah menceritakan berkah sholawat Dalail Khairat yang dialaminya sendiri. Kata beliau, Gedung Ponpes Dalail Khairat akan dibangun dengan dua gedung kembar. Nama Dalail Khairat ini sengaja diambil dari karya agung sholawat yang dikarang Imam Al-Jazuli.
"500 tahun yang lalu kitab sholawat ini dikarang beliau, telah membuahkan berkah dan melahirkan banyak tokoh-tokoh ulama," kata Ustaz Miftah.
Dulu Raja Ali berperang di Malaka, ia tidak pernah meninggalkan dua pusaka yaitu Badik (pisau panjang) dan Kitab Sholawat Dalail Khairat. Setiap beliau berperang selalu membawa kitab sholawat tersebut. Beliau selalu membaca dan mengamalkannya sehingga memberi kekuatan luar biasa.
Ustaz Miftah menceritakan, saat pandemi selama 2 tahun lalu, beliau membuka kajian online yang diberi nama Kelas Dalail Khairat. Kelas online ini diikuti banyak jamaah dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk jamaah dari Malaysia.
"Kita menghidupkan sholawat Dalail Khairat dan membumikannya. Alhamdulillah kajian kelas Dalail Khairat ini sudah 9 angkatan," kata Dai yang juga penulis buku-buku Islami itu.
Dua tahun berlalu, muncullah ide untuk membuat tempat berkumpul para jamaah yang mengikuti kajian Sholawat Dalail Khairat. Awalnya hanya musholla kecil, berkat pertolongan Allah dan berkah dari sholawat ini mengalirlah donasi setelah membuka kotak amal.
Ada yang menyumbang Rp1 juta, Rp2 juta, ada yang Rp20 juta. Dan selama tiga bulan terkumpul Rp700 juta. Dari situ kemudian dibelilah tanah dan perlengkapan untuk membangun ponpes. Kemudian dilakukan perluasan tempat.
"Inilah dahsyatnya sholawat. Ketika Allah berkata 'Kun Fayakuun' Allah membukakan pintu-pintu sehingga terkumpullah donasi yang nilainya mencapai ratusan juta," ungkap Ustaz Miftah sembari menegaskan bahwa ini adalah amanah yang harus ditunaikan.
Sementara, Syaikh Ahmad Al-Misri yang ikut meletakkan batu pertama embangunan Ponpes Dalail Khairat ini mengatakan, ponpes ini kelak dapat mendatangkan keberkahan bagi masyarakat di daerah Tabalong. Apalagi Ponpes yang mengusung konsep Dirasatul Qur'an tergolong jarang ditemui saat ini.
Lihat Juga :