Asbabun Nuzul Surat Al Waqiah Lengkap

Rabu, 09 November 2022 - 17:38 WIB
Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa bahwa ketika turun hujan pada masa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, Beliau bersabda : “Diantara manusia ada yang bersyukur dan ada yang kafir karena turun hujan”. Diantara yang hadir berkata : “Ini adalah rahmat yang diberikan Allah” Sedang yang lainnya berkata : “Sungguh tepat benar ramalan si Fulan”. Maka turunlah : Surat Al Waqiah ayat 75 sampai dengan 82, untuk mengingatkan bahwa semua kejadian itu adalah ketetapan Allah swt. (Dalilnya diriwayatkan oleh Muslim yang bersumber dari Ibnu Abbas).

Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa ayat 75 – 82, turun berkenaan dengan serombongan Kaum Anshar di waktu perang Tabuk yang beristirahat di Hijr (peninggalan kaum Nabi Shaleh) dan dilarang menggunakan air yang ada di situ.

Kemudian mereka pindah ke tempat lain, tetapi mereka tidak mendapatkan air sama sekali. Mereka mengadu kepada Nabi Shallallahu alaihi wa sallam. Lalu Rasulullah sholat dua raka’at dan berdoa. Atas karunia Allah, berawanlah langit kemudian turun hujan, sehingga mereka dapat minum sepuas-puasnya.

Berkata serombongan Anshar kepada yang dituduh munafik: “Bagaimana pendapatmu setelah Nabi saw. berdo’a dan turun hujan untuk kepentingan kita?” Orang itu menjawab : “Kita diberi hujan tidak lain karena ramalan seseorang. Berkenaan dengan itu pula ayat (Surat Al-Waqiah ayat 75 – 82 ) turun untuk mengingatkan ummatnya bahwa segala sesuatu ditetapkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala. (Dalilnya diriwayatkan oleh Ibnu Hatim yang bersumber dari Abi Hazrah).

Kandungan Surat Al Waqiah

Menurut Hasan al-Bashri, Surat al-Waqiah digolongkan sebagai surat yang turun di Makkah tanpa pengecualian. Pendapat berbeda datang dari Jabir, Ikrimah, Atha dan Ibn Abbas menyatakan bahwa al-Waqiah merupakan bagian dari surat makkiyah kecuali ayat ke-28 (Wa taj’aluna rizqokum annakum tukaddzibun). Sedangkan al-Kilaby berpendapat bahwa empat ayat terakhir dari surat al-Waqi’ah merupakan golongan madaniyyah (turun di Madinah).

Nama Al Waqiah diambil dari perkataan Al Waqi’ah yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Surat al Waqiah adalah surat ke-56 di juz 27 dalam Al Qur'an yang terdiri dari 96 ayat diturunkan sesudah surat Thaa Haa.

Al Waqiah artinya yaitu Hari Kiamat, itu sebabnya surah ini berisi gambaran tentang huru hara yang akan terjadi di hari kiamat nanti, dan pada waktu di hisab manusia terbagi menjadi tiga golongan, yakni As Shabiqun (golongan yang bersegera menjalankan kebaikan), ashabul yamiin (golongan kanan), dan ash khabus syimal (golongan kiri yang celaka): serta balasan yang diperoleh masing-masing golongan tersebut.

Surat ini juga berisi tentang bantahan Allah kepada orang-orang yang mengingkari keberadaan Tuhan, hari kiamat, dan adanya hisab. Selain itu diterangkan pula dalam surat ini bahwa Al Quran berasal dari Lauh Mahfudz.

Baca juga: Keutamaan Surat Al – Waqi'ah yang Masyhur

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!