Merasa Sempit Rezeki, Amalkan 2 Ayat Ini Niscaya Allah Cukupi Semuanya
Kamis, 10 November 2022 - 05:10 WIB
Rasulullah SAW juga bersabda:
مَنْ أَكْثَرَ مِنْ الِاسْتِغْفَارَ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مَنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا، وَمَنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا، وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
"Barang siapa yang memperbanyak bacaan istighfar, maka Allah akan mengadakan baginya dari setiap kesusahan pemecahannya dan dari setiap kesempitan jalan keluar dan Allah memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya." (HR Ahmad)
Ali bin Abu Talhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan makna ayat di atas bahwa Allah akan menyelamatkannya dari setiap kesusahan di dunia dan akhirat. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.
Buah dari Tawakkal
As-Saddi menceritakan, seorang lelaki dari kalangan sahabat Rasulullah dikenal dengan nama Auf ibnu Malik Al-Asyja'i mempunyai seorang putra yang tertawan di kalangan kaum musyrik. Anaknya itu berada di tangan kaum musyrik, sedangkan ayahnya selalu mendatangi Rasulullah SAW untuk mengadukan nasib yang dialami putranya itu dan juga tentang kemiskinan yang menimpa dirinya.
Rasulullah SAW selalu menganjurkan kepadanya untuk bersabar menghadapi semua musibah itu dan bersabda: "Sesungguhnya Allah akan menjadikan bagimu jalan keluar. Tidak lama kemudian ternyata putranya itu berhasil meloloskan diri dari tangan musuh, kemudian ia bertemu dengan iringan ternak kambing milik musuhnya. Maka ia menggiring ternak kambing itu dan pulang ke rumah ayahnya dengan membawa ternak kambing hasil jarahannya.
Lalu diturunkanlah ayat berikut berkenaan dengan peristiwa ini, yaitu firman-Nya: "Barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya." (Ath-Thalaq: 2-3)
Perbanyak Membaca Kalimat Ini
Rasulullah SAW menganjurkan umat muslim supaya sering-sering membaca kalimat ini: لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّه (laa hawla wa laa quwwata illaa billaah).
مَنْ أَكْثَرَ مِنْ الِاسْتِغْفَارَ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مَنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا، وَمَنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا، وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
"Barang siapa yang memperbanyak bacaan istighfar, maka Allah akan mengadakan baginya dari setiap kesusahan pemecahannya dan dari setiap kesempitan jalan keluar dan Allah memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya." (HR Ahmad)
Ali bin Abu Talhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan makna ayat di atas bahwa Allah akan menyelamatkannya dari setiap kesusahan di dunia dan akhirat. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.
Buah dari Tawakkal
As-Saddi menceritakan, seorang lelaki dari kalangan sahabat Rasulullah dikenal dengan nama Auf ibnu Malik Al-Asyja'i mempunyai seorang putra yang tertawan di kalangan kaum musyrik. Anaknya itu berada di tangan kaum musyrik, sedangkan ayahnya selalu mendatangi Rasulullah SAW untuk mengadukan nasib yang dialami putranya itu dan juga tentang kemiskinan yang menimpa dirinya.
Rasulullah SAW selalu menganjurkan kepadanya untuk bersabar menghadapi semua musibah itu dan bersabda: "Sesungguhnya Allah akan menjadikan bagimu jalan keluar. Tidak lama kemudian ternyata putranya itu berhasil meloloskan diri dari tangan musuh, kemudian ia bertemu dengan iringan ternak kambing milik musuhnya. Maka ia menggiring ternak kambing itu dan pulang ke rumah ayahnya dengan membawa ternak kambing hasil jarahannya.
Lalu diturunkanlah ayat berikut berkenaan dengan peristiwa ini, yaitu firman-Nya: "Barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya." (Ath-Thalaq: 2-3)
Perbanyak Membaca Kalimat Ini
Rasulullah SAW menganjurkan umat muslim supaya sering-sering membaca kalimat ini: لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّه (laa hawla wa laa quwwata illaa billaah).
Lihat Juga :