Surat Al-Mulk Ayat 19: Penciptaan Burung Bisa Terbang dan Penjelasan Sains
Selasa, 06 Desember 2022 - 23:41 WIB
Burung merupakan binatang yang paling mengandalkan penglihatan dalam kehidupannya. Pada beberapa burung, bahkan besar matanya melebihi besar otaknya. Burung dapat melihat ke kejauhan delapan kali lebih jelas dari manusia. Matanya dapat beradaptasi dengan cepat untuk berpindah dari melihat dekat ke melihat jauh, begitu juga sebaliknya.
Hal terpenting agar burung dapat terbang adalah terdapatnya organ sayap dan bulu. Sayap adalah semacam tangan yang mempunyai sendi peluru yang besar dan kuat di bagian bahu. Sendi ini sangat khusus, dan digunakan untuk melakukan mobilitas yang sangat rumit.
Kegunaannya adalah agar burung dapat bermanuver dengan baik di udara. Sendi peluru yang demikian ini dapat memposisikan sayap sehingga burung dapat berputar dengan cepat, berganti arah, memperlambat terbang, terbang ke belakang, menukik dengan kecepatan tinggi, dan mendarat dengan anggun.
Burung mengepakkan sayapnya untuk membangkitkan aerodynamic force (gaya aerodinamika), yaitu mengumpulkan tekanan udara yang cukup di bawah sayapnya, yang akan memberikan gaya angkat dan gaya dorong kepada burung-burung untuk dapat terbang. Sungguh Maha Pemurah Allah. Jika Dia berkehendak menghilangkan udara, pasti burung-burung itu tidak mungkin dapat terbang.
Bulu sayap adalah ciptaan Tuhan yang sangat indah. Ringan, namun kuat, lentur, serba guna, mudah dirawat, berfungsi sebagai penyekat panas, kedap air, dan dapat diganti. Warna bulu sangat penting bagi burung. Beberapa burung mempunyai warna sesuai lingkungannya sehingga berfungsi untuk kamuflase. Jenis lainnya menggunakan warnanya untuk menarik lawan jenisnya.
Kadang-kadang perjalanan mereka sangat jauh, seperti burung Sandpiper. Burung ini bermigrasi dari Canada (di utara benua Amerika) ke Tierro del-Fuego (di ujung selatan benua Amerika). Beberapa jenis walet terbang sejauh 10.000 Km dari Alaska ke Patagonia, Cile. Burung-burung walet yang ada di Skandinavia (Eropa utara) terbang ke selatan Afrika di musim dingin.
Siapakah yang mengajari burung terbang mengembangkan sayapnya? Siapakah yang menciptakan burung dengan beragam bentuk an jenis sehingga mampu terbang? Bila manusia mau memikirkan ini, tentu mereka akan mendapati Allah Maha Pencipta dan Mahakuasa atas segala sesuatu.
Dalam Al-Quran Surat An-Nisa disebutkan bahwa semua yang di langit dan bumi bertasbih kepada Allah. Masing-masing memiliki cara tasbihnya sendiri.
Demikian salah satu tanda kebesaran Allah menciptakan burung terbang di udara. Semoga ini menjadi hikmah bagi kita.
Baca Juga: Tafsir Surat Al-Mulk Ayat 3: Penciptaan 7 Langit yang Sempurna Tanpa Penyangga
Hal terpenting agar burung dapat terbang adalah terdapatnya organ sayap dan bulu. Sayap adalah semacam tangan yang mempunyai sendi peluru yang besar dan kuat di bagian bahu. Sendi ini sangat khusus, dan digunakan untuk melakukan mobilitas yang sangat rumit.
Kegunaannya adalah agar burung dapat bermanuver dengan baik di udara. Sendi peluru yang demikian ini dapat memposisikan sayap sehingga burung dapat berputar dengan cepat, berganti arah, memperlambat terbang, terbang ke belakang, menukik dengan kecepatan tinggi, dan mendarat dengan anggun.
Burung mengepakkan sayapnya untuk membangkitkan aerodynamic force (gaya aerodinamika), yaitu mengumpulkan tekanan udara yang cukup di bawah sayapnya, yang akan memberikan gaya angkat dan gaya dorong kepada burung-burung untuk dapat terbang. Sungguh Maha Pemurah Allah. Jika Dia berkehendak menghilangkan udara, pasti burung-burung itu tidak mungkin dapat terbang.
Bulu sayap adalah ciptaan Tuhan yang sangat indah. Ringan, namun kuat, lentur, serba guna, mudah dirawat, berfungsi sebagai penyekat panas, kedap air, dan dapat diganti. Warna bulu sangat penting bagi burung. Beberapa burung mempunyai warna sesuai lingkungannya sehingga berfungsi untuk kamuflase. Jenis lainnya menggunakan warnanya untuk menarik lawan jenisnya.
Kadang-kadang perjalanan mereka sangat jauh, seperti burung Sandpiper. Burung ini bermigrasi dari Canada (di utara benua Amerika) ke Tierro del-Fuego (di ujung selatan benua Amerika). Beberapa jenis walet terbang sejauh 10.000 Km dari Alaska ke Patagonia, Cile. Burung-burung walet yang ada di Skandinavia (Eropa utara) terbang ke selatan Afrika di musim dingin.
Siapakah yang mengajari burung terbang mengembangkan sayapnya? Siapakah yang menciptakan burung dengan beragam bentuk an jenis sehingga mampu terbang? Bila manusia mau memikirkan ini, tentu mereka akan mendapati Allah Maha Pencipta dan Mahakuasa atas segala sesuatu.
Dalam Al-Quran Surat An-Nisa disebutkan bahwa semua yang di langit dan bumi bertasbih kepada Allah. Masing-masing memiliki cara tasbihnya sendiri.
Demikian salah satu tanda kebesaran Allah menciptakan burung terbang di udara. Semoga ini menjadi hikmah bagi kita.
Baca Juga: Tafsir Surat Al-Mulk Ayat 3: Penciptaan 7 Langit yang Sempurna Tanpa Penyangga
(rhs)
Lihat Juga :