Ini Mengapa Byzantium dan Persia Takluk dengan Kekhalifahan Islam

Jum'at, 30 Desember 2022 - 09:00 WIB
Baca juga: Begini Cara Pandang John Louis Esposito Mengenai Hukum Islam

Pemerintah dan Masyarakat Islam

Esposito juga menjelaskan Wafatnya Muhammad menimbulkan krisis kepemimpinan dalam masyarakat, kemudian tercipta kekhalifahan. Hal ini menebarkan benih-benih yang kemudian menimbulkan munculnya dua golongan besar Islam, Sunni dan Syi'ah.

Ketika Muhammad meninggal dunia, orang-orang Islam menghadapi pemilihan pengganti Nabi. Timbul dua pendapat. Sebagian besar masyarakat yakin bahwa Muhammad tidak menunjuk seorang pengganti dan menerima pemilihan khalifah oleh para sahabat senior Nabi.

Khalifah adalah pemimpin politik masyarakat tanpa menyatakan diri sebagai rasul. Namun, ada juga sekelompok kecil yang yakin bahwa Muhammad telah menunjuk Ali yang, sebagai saudara sepupu dan menantu, merupakan laki-laki tertua dalam keluarga Muhammad.

Bagi para pengikut Ali ini (Syi'i atau "pengikut" Ali), kepemimpinan umat Islam harus berada di tangan anggota keluarga Rasulullah. Ali dan keturunannya seharusnya menjadi pemimpin politik-agama (Imam) umat Islam.

Walaupun bukan rasul, Imam Syi'ah, berbeda dengan khalifah, mendapatkan status yang sangat khusus sebagai pemimpin yang maksum dan bertindak di jalan agama.

Yang dominan adalah pendapat mayoritas kaum Sunni. Masyarakat Islam dipimpin di bawah negara kekhalifahan yang segera diubah menjadi kekhalifahan dinasti dan kekaisaran.

Enam abad pertama Islam dapat dibagi ke dalam tiga periode utama:

Baca juga: John Louis Esposito: Islam Bukan Agama Baru
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!