Kisah Ulama Terdahulu Menjauhi Keterkenalan dan Popularitas
Rabu, 01 Februari 2023 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْعَبْدَ التَّقِيَّ الْغَنِيَّ الْخَفِيَّ
Artinya: "Sesungguhnya Allah mencintai hamba yang bertakwa, berkecukupan, dan tersembunyi." (HR Muslim)
Teladan Para Ulama
Imam Hamad menceritakan tentang gurunya, Imam Ayyub:
كنت أمشي معه يعني أيوب فيأخذ في طرق إني لأعجب كيف يهتدي لها؛ فراراً من الناس أن يُقال: هذا أيوب
"Aku pernah membersamai guruku Ayyub, maka ia berjalan dengan cara yang membuatku takjub dalam mengikutinya. Yakni ia berusaha menghindar dari orang-orang agar tidak ada yang mengatakan kepadanya: Ini Ayyub." [Siyar A'lam Nubala (10/476)]
Imam Ahmad berkata: "Ingin rasanya aku tinggal di kampung terpencil yang ada di Mekkah hingga aku tidak dikenal. Sungguh sekarang aku ditimpa musibah keterkenalan." [Siyar A'lam Nubala]
Ketika Imam Ahmad dielu-elukan banyak orang, maka beliau berkata:
ليته لا يكون استدراجاً
"Celaka, semoga ini bukan istidraj untukku." [Siyar A'lam Nubala ]
Imam Al-Ghazali menyebutkan riwayat tentang Imam Khalid bin Ma'dan, beliau jika halaqahnya sudah terlalu banyak orang yang menghadirinya justru meninggalkannya (membuat halaqadh di tempat lain) karena takutnya beliau kepada keterkenalan. [Ihya Ulumuddian (3/276)]
Dikisahkan, suatu ketika Ibnu Muhairiz masuk ke sebuah toko untuk membeli pakaian. Penjualnya menaikkan harga baju itu, lalu tetangga toko tersebut berkata kepadanya:
Artinya: "Sesungguhnya Allah mencintai hamba yang bertakwa, berkecukupan, dan tersembunyi." (HR Muslim)
Teladan Para Ulama
Imam Hamad menceritakan tentang gurunya, Imam Ayyub:
كنت أمشي معه يعني أيوب فيأخذ في طرق إني لأعجب كيف يهتدي لها؛ فراراً من الناس أن يُقال: هذا أيوب
"Aku pernah membersamai guruku Ayyub, maka ia berjalan dengan cara yang membuatku takjub dalam mengikutinya. Yakni ia berusaha menghindar dari orang-orang agar tidak ada yang mengatakan kepadanya: Ini Ayyub." [Siyar A'lam Nubala (10/476)]
Imam Ahmad berkata: "Ingin rasanya aku tinggal di kampung terpencil yang ada di Mekkah hingga aku tidak dikenal. Sungguh sekarang aku ditimpa musibah keterkenalan." [Siyar A'lam Nubala]
Ketika Imam Ahmad dielu-elukan banyak orang, maka beliau berkata:
ليته لا يكون استدراجاً
"Celaka, semoga ini bukan istidraj untukku." [Siyar A'lam Nubala ]
Imam Al-Ghazali menyebutkan riwayat tentang Imam Khalid bin Ma'dan, beliau jika halaqahnya sudah terlalu banyak orang yang menghadirinya justru meninggalkannya (membuat halaqadh di tempat lain) karena takutnya beliau kepada keterkenalan. [Ihya Ulumuddian (3/276)]
Dikisahkan, suatu ketika Ibnu Muhairiz masuk ke sebuah toko untuk membeli pakaian. Penjualnya menaikkan harga baju itu, lalu tetangga toko tersebut berkata kepadanya:
Lihat Juga :