3 Sahabat Nabi Terkemuka dari Kalangan Non Arab
Selasa, 14 Februari 2023 - 16:50 WIB
loading...
A
A
A
Ketika Suhaib sedang berdagang, ia mendengar Nabi Muhammad SAW sedang berkhutbah. Beliau langsung yakin akan kebenaran pesannya dan kemudian memeluk Islam.
3. Bilal bin Rabah (Abyssinia)
Bilal bin Rabah merupakan sahabat Nabi dari Abyssinia, Afrika. Bilal mendapatkan kehormatan khusus karena menjadi muazin pertama dalam Islam.
Pertemuannya dengan Nabi Muhammad SAW bermula ketika Bilal disiksa di gurun yang terik, Beliau kemudian dibebaskan oleh Abu Bakar. Setelah dimerdekakan, Bilal kemudian memeluk Islam dan menjadi pengikut setia Nabi.
Selain tiga sahabat terkemuka di atas, ada beberapa sahabat setia lainnya yang bukan orang Arab. Di antaranya, Wahsyi bin Harb, budak dari Habasyah yang memeluk Islam setelah membunuh paman Nabi, Hamzah bin Abdul Muthalib. Setelah memeluk Islam, beliau membunuh Musailamah al-Kazzab (tokoh pembohong, orang yang mengaku sebagai Nabi).
Kemudian Umm Ayman (Barakah) juga berasal dari Habsyah (Etiopia), pengasuh Nabi Muhammad SAW. Sahabat lain dari Habsyah yaitu Al-Nahdiah, Lubaynah, Umm Ubays, Haritsah binti Al-Muammil.
Sedangkan sahabat yang berasal dari Mesir yaitu Maria Al-Qibtiyya, salah satu Ummahat al-Mukminin (Ibu orang yang beriman). Kemudian Sirin, istri Hassan bin Thabit, salah seorang penyair Arab terbaik pada masa itu.
Dari Persia selain Salman Al-Farisi, ada sahabat bernama Fayruz Al-Daylami, Munabbih bin Kamil dan Salim Maula Abu Hudhaifah. Dan masih banyak sahabat Nabi lainnya yang berasal dari luar Arab.
Wallahu A'lam
Baca Juga: 10 Sahabat Nabi Muhammad Berkulit Hitam Selain Bilal
3. Bilal bin Rabah (Abyssinia)
Bilal bin Rabah merupakan sahabat Nabi dari Abyssinia, Afrika. Bilal mendapatkan kehormatan khusus karena menjadi muazin pertama dalam Islam.
Pertemuannya dengan Nabi Muhammad SAW bermula ketika Bilal disiksa di gurun yang terik, Beliau kemudian dibebaskan oleh Abu Bakar. Setelah dimerdekakan, Bilal kemudian memeluk Islam dan menjadi pengikut setia Nabi.
Selain tiga sahabat terkemuka di atas, ada beberapa sahabat setia lainnya yang bukan orang Arab. Di antaranya, Wahsyi bin Harb, budak dari Habasyah yang memeluk Islam setelah membunuh paman Nabi, Hamzah bin Abdul Muthalib. Setelah memeluk Islam, beliau membunuh Musailamah al-Kazzab (tokoh pembohong, orang yang mengaku sebagai Nabi).
Kemudian Umm Ayman (Barakah) juga berasal dari Habsyah (Etiopia), pengasuh Nabi Muhammad SAW. Sahabat lain dari Habsyah yaitu Al-Nahdiah, Lubaynah, Umm Ubays, Haritsah binti Al-Muammil.
Sedangkan sahabat yang berasal dari Mesir yaitu Maria Al-Qibtiyya, salah satu Ummahat al-Mukminin (Ibu orang yang beriman). Kemudian Sirin, istri Hassan bin Thabit, salah seorang penyair Arab terbaik pada masa itu.
Dari Persia selain Salman Al-Farisi, ada sahabat bernama Fayruz Al-Daylami, Munabbih bin Kamil dan Salim Maula Abu Hudhaifah. Dan masih banyak sahabat Nabi lainnya yang berasal dari luar Arab.
Wallahu A'lam
Baca Juga: 10 Sahabat Nabi Muhammad Berkulit Hitam Selain Bilal
(rhs)
Lihat Juga :