Inilah yang Dianjurkan Syariat Saat Merespons Kematian

Rabu, 22 Februari 2023 - 10:00 WIB
loading...
A A A
Berbeda dengan meratapi mayit . Kalau mulut ikut berteriak histeris, ini adalah bentuk meratap yang terlarang. Meratapi di antaranya dalam bentuk berteriak-teriak, menangis histeris karena kematiannya, adalah perbuatan yang terlarang. Terutama sangat berat bagi wanita. Perbuatan semacam ini sangat berat untuk ditinggalkan, kecuali mereka yang dirahmati oleh Allah Ta’ala.

Dalam buku atau kitab berjudul Mi'ah Mimman La 'anahumullohu Wa Rosuuhu, yang ditulis Syaikh Salman Nashif Ad-Dahduh menegaskan bahwa meratapi mayit, meraung-raung, berteriak histeris termasuk perbuatan yang dibenci dan dilaknat oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala dan Rasul-Nya.

Buku tersebut menjelaskan bahwa orang yang meratap adalah orang yang berteriak-teriak histeris dalam meratapi mayit. Kemudian berlebih-lebihan dalam menyebut Sisis kebaikan si mayit selama hidup.

Begitu beratnya tradisi Arab jahiliah ini untuk ditinggalkan sampai-sampai dari sejumlah shahabiyyah yang berjanji di hadapan NabiShallallahu ‘Alaihi wa Sallam,hanya tersisa lima orang saja yang bisa melaksanakannya. Hal ini karena memang wanita individu atau person sahabat Nabishallallahu ‘alaihi wa sallamitu tidak terjaga (maksum) dari berbuat dosa. Meskipun demikian, apabila berbuat dosa, mereka adalah orang-orang yang dimudahkan untuk segera bertaubat.

Diriwayatkan dari Ummu ‘Athiyyahradhiyallahu ‘anha,beliau berkata :

“Nabishallallahu ‘alaihi wa sallammengambil sumpah setia dari kami ketika kami berbai’at, yaitu kami dilarang meratap. Dan tidak ada yang bisa menepatinya di antara kami, kecuali hanya lima perempuan saja, yaitu Ummu Sulaim; Ummul ‘Alaa; anak perempuan Abu Sabrah, yang merupakan istri dari Mu’adz; dan dua perempuan lainnya; atausatu anak perempuan Abu Sabrah; istri Mu’adz; dan satu perempuan lainnya.”(HR. Bukhari dan Muslim).

Terdapat ancaman berupa hukuman khusus di akhirat bagi orang yang gemar meratapi mayit. Diriwayatkan dari Abu Malik Al-Asy’ariradhiyallahu ‘anhu,Nabishallallahu ‘alaihi wa sallambersabda :

“Ada empat perkara khas jahiliyahyang masih melekat pada umatku dan mereka belum meninggalkannya: (1) membanggakan jasa (kelebihan atau kehebatan) nenek moyang; (2) mencela nasab (garis keturunan); (3) menisbatkan hujan disebabkan oleh bintang tertentu; dan(4) dan niyahah (meratapi mayit).”

Dan beliau bersabda, “Wanita yang meratapi mayit, jika dia belum bertaubat sebelum ajalnya tiba, maka pada hari kiamat dia akan dibangkitkan dengan memakai kain (baju) yang terbuat dari timah cairdan memakai pakaian dari kudis.”(HR. Muslim)

Maknanya adalah Allah Subhanahu wa Ta'ala telah menurunkan syariat-Nya kepada umat Islam bahwa Allah melaknat watita yang meratapi mayit. Allah mengharamkan ratapan terhadap mayit dengan cara menampar pipi, meroborek leher pakaian (kerah baju), serta mencoret-coret muka, tangan, pakaian, dan lainnya. Semua tindakan tersebut menunjukkan nuansa amarah dan ketidakrelaan atas keputusan Allah atas kematian si mayit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kumpulan Ayat-ayat Al...
Kumpulan Ayat-ayat Al Quran Tentang Kematian, Simak di Sini!
Benarkah Kematian Datang...
Benarkah Kematian Datang Sesuai Kebiasaan? Begini Penjelasannya!
Bagaimana Hukum Meluapkan...
Bagaimana Hukum Meluapkan Perasaan Rindu pada Suami atau Istri yang Wafat?
Beginilah Gambaran Perjalanan...
Beginilah Gambaran Perjalanan Roh yang Mengalami Kematian
Cara Mengingat Kematian...
Cara Mengingat Kematian Menurut Rasulullah
Manfaat Memperbanyak...
Manfaat Memperbanyak Mengingat Kematian
Rekomendasi
Berdenyut Cepat dan...
Berdenyut Cepat dan 5 Fakta Mengerikan Keadaan Bumi sedang Kritis
DNA Pertama Manusia...
DNA Pertama Manusia Purba dengan Kromosom X Ditemukan
Burung Dataran Tinggi...
Burung Dataran Tinggi Berevolusi untuk Perlindungan dari Dingin Ekstrem
Artikel Terkini
LGBT dalam Pandangan...
LGBT dalam Pandangan Islam: Dalil Al-Qur'an, Hadis, dan Solusi Menurut Syariat
Makna Basmalah dan Tafsirnya...
Makna Basmalah dan Tafsirnya dalam Islam, Ini Arti Bismillahirrahmanirrahim
Asal Usul Bacaan Basmalah,...
Asal Usul Bacaan Basmalah, Ternyata Pertama Kali Ditulis oleh Nabi Sulaiman AS
Dahsyatnya Bismillah,...
Dahsyatnya Bismillah, Doa Perisai Diri yang Ampuh dari Segala Kejahatan dan Gangguan
Keutamaan Bismillah...
Keutamaan Bismillah yang Jarang Diketahui, Dosa Diampuni dan Amal Kebaikan Dilipatgandakan
Menag Nasaruddin Umar,...
Menag Nasaruddin Umar, Andra Soni, dan Saleh Husin Hadiri MTQ Imam Masjid Se-Banten di Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved