Bolehkah Muslimah Membaca Al-Qur'an Tanpa Memakai Jilbab?

Rabu, 29 Maret 2023 - 12:20 WIB
loading...
Bolehkah Muslimah Membaca...
Aktivitas membaca Al-Quran sendiri merupakan bentuk dan ciri dari pada keimanan dan ketakwaan seeorang sebagaimana cara mensyukuri nikmat Allah. Foto ilustrasi/ist
A A A
Membaca atau tadarus Al-Qur'an di bulan Ramadan menjadi pemandangan umum yang sering kita jumpai. Begitu juga dengan aktivitas wanita muslimah. Hanya saja, masih ada sebagian muslimah yang ketika membaca Al-Qur'an ini, dengan aurat yang masih terbuka. Misalnya tanpa memakai jilbab atau kerudung. Bagaimana hukumnya?

Aktivitas membaca Al-Qur'an sendiri merupakan bentuk dan ciri dari pada keimanan dan ketakwaan seeorang sebagaimana cara mensyukuri nikmat Allah. Terlebih lagi Al-Qur'an merupakan kitab suci yang didalamnya bersumber ajaran mengenai agama islam.

Baca juga: Dalil-dalil tentang Kewajiban Menutup Aurat Khusus Bagi Muslimah

Mengenai hukum tidak menutup aurat ketika membaca Al-Qur'an memang tidak terdapat dalil yang menegaskan mengenai hal ini. Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin pernah ditanya tentang hukum wanita yang membaca Al-Qur'an tanpa memakai jilbab. Apakah semacam ini dibolehkan?

Beliau menjawab, “Untuk membaca Al-Qur'an, tidak ada persyaratan bagi wanita untuk menutup kepalanya. Karena tidak disyaratkan untuk menutup aurat ketika membaca Al-Qur'an. Berbeda dengan salat. Salat seseorang bisa tidak sah kecuali dengan menutup aurat." (Fatawa Nurun ala ad-Darb)

Menurut Ustadz Ammi Nur Baits, Dewan Pembina Konsultasi Syariah, pertanyaan semisal juga pernah diajukan di Syabakah Al-Fatwa Asy-Syar’iyah. Syaikh Prof. Dr. Ahmad Hajji Al-Kurdi memberi jawaban, “Jika tidak ada dalil yang menunjukkan bahwa tindakan itu termasuk melecehkan atau tidak menghormati Al Qur'an, maka perbuatan semacam ini tidak haram. Hanya saja tidak sesuai dengan adab yang diajarkan ketika membaca Al Qur'an.”

Kewajiban Menutup Aurat Bagi Muslimah

Muslimah, meskipun tidak terdapat hukum yang menegaskan bahwa ketika membaca Al-Qur'an harus menutup aurat, namun menutup aurat sendiri terutama bagi kaum wanita merupakan sebuah kewajiban seperti manfaat ucapan alhamdulillah. Sebagimana firman Allah Ta'ala :

Artinya : “Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS. An-Nur :31).

Ditegaskan kembali tentang kewajiban menutup aurat dalam Firman Allah berikut ini :

أَيُّهَا ٱلنَّبِيُّ قُل لِّأَزۡوَٰجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَآءِ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ يُدۡنِينَ عَلَيۡهِنَّ مِن جَلَٰبِيبِهِنَّۚ ذَٰلِكَ أَدۡنَىٰٓ أَن يُعۡرَفۡنَ فَلَا يُؤۡذَيۡنَۗ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورٗا رَّحِيمٗا


Artinya : “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab:59).

Berdasarkan firman Allah Subhanahu wa ta'ala di atas, dapat disimpulkan bahwa menutup aurat merupakan kewajiban bagi kaum muslimah. Jika dihubungan dengan hal ini, maka tentu hukum tidak menutup aurat ketika membaca Al-Qur'an tidak berdosa hukumnya, namun akan lebih afdhol lagi jika membaca Al-Qur'an dibarengi dengan aurat yang tertutup. Tentu saja hal tersebut akan semakin menyempurnakan agama dan ibadah yang kita dijalani.

Baca juga: Ramadan Bulan Al-Qur'an, Saatnya Mengakrabi dan Mentadabburinya

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Bolehkan Baca Al Quran...
Bolehkan Baca Al Quran Tanpa Tahu Artinya?
Kisah Tadarus Al Quran...
Kisah Tadarus Al Quran : Ada Sahabat Nabi SAW yang Khatam Al Quran hanya dalam Satu Rakaat Salat
6 Surat Al Quran yang...
6 Surat Al Quran yang Utama Dibaca saat Awal Ramadan, Apa Saja?
5 Keutamaan Tadarus...
5 Keutamaan Tadarus Al Quran dan Dalilnya yang Jarang Diketahui
Tadarus Al Quran di...
Tadarus Al Quran di Bulan Ramadan Dianjurkan Berjamaah, Banyak Keutamaannya
14 Adab Saat Tadarus...
14 Adab Saat Tadarus Al Quran di Bulan Ramadan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Deposit...
Ilmuwan Temukan Deposit Litium Terbesar di Dasar Danau
Bandara Kansai Bakal...
Bandara Kansai Bakal Hilang Ditelan Air Laut, Ini Bukti Ilmiahnya
Arkeolog Ungkap Keberadaan...
Arkeolog Ungkap Keberadaan Mosaik Romawi di Colosseum Roma
Artikel Terkini
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Infografis
7 Ilmuwan Islam Paling...
7 Ilmuwan Islam Paling Berpengaruh Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved