Mengapa Ada Sebutan Malam Lailatulqadar, Ini 3 Alasannya
Selasa, 04 April 2023 - 09:16 WIB
loading...
A
A
A
Disebut demikian karena keagungan dan kemuliaan malam ini. Hal ini sebagaimana firman Allah Ta'ala:
“’Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan”. (QS. al-Qadr : 3)
Kemuliaan yang dimaksud pada malam tersebut mencakup dua hal, yaitu dari sisi seorang hamba ataupun kegiatan yang dilakukan. Dari sisi seorang hamba, maksudnya adalah siapapun umat Nabi saw yang melakukan kebaikan pada malam tersebut maka ia akan memiliki nilai lebih dan menjadi mulia.
Sedangkan kemuliaan dari sisi kegiatan maksudnya adalah segala kebaikan yang dilakukan pada malam tersebut akan memiliki kadar kemuliaan yang lebih dari malam-malam lainnya.
3. Al-qadar dimaknai sebagai al-dhayyiq atau sempit
Disebut demikian karena pada malam ini, bumi dipenuhi oleh para malaikat, sehingga tampak sempit.
"Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar." (QS. Al-Qadr; 4-5)
Selama iktikaf berlangsung, Rasulullah juga memperbanyak amalan sunah lainnya, seperti mengaji, mendirikan salat sunnah lainnya, dan membayar zakat.
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
“’Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan”. (QS. al-Qadr : 3)
Kemuliaan yang dimaksud pada malam tersebut mencakup dua hal, yaitu dari sisi seorang hamba ataupun kegiatan yang dilakukan. Dari sisi seorang hamba, maksudnya adalah siapapun umat Nabi saw yang melakukan kebaikan pada malam tersebut maka ia akan memiliki nilai lebih dan menjadi mulia.
Sedangkan kemuliaan dari sisi kegiatan maksudnya adalah segala kebaikan yang dilakukan pada malam tersebut akan memiliki kadar kemuliaan yang lebih dari malam-malam lainnya.
3. Al-qadar dimaknai sebagai al-dhayyiq atau sempit
Disebut demikian karena pada malam ini, bumi dipenuhi oleh para malaikat, sehingga tampak sempit.
تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ، سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ
"Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar." (QS. Al-Qadr; 4-5)
Ibadah yang Dianjurkan
Berbagai makna lailatulqadar tersebut seyogyanya kita jadikan motivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah-ibadah kita di bulan Ramadan. Sebagaimana amalan yang dilakukan Rasulullah ketika malam Lailatulqadar tiba adalah dengan melaksanakan iktikaf di masjid.Selama iktikaf berlangsung, Rasulullah juga memperbanyak amalan sunah lainnya, seperti mengaji, mendirikan salat sunnah lainnya, dan membayar zakat.
Lihat Juga :