Lailatulqadar: Ketika Umat Nabi Muhammad SAW Kagumi Usia Panjang Manusia Tempo Dulu

Minggu, 09 April 2023 - 17:54 WIB
loading...
Lailatulqadar: Ketika...
Ada lelaki di zaman dahulu; menyembah Allah selama 80 tahun tanpa melakukan kedurhakaan kepada-Nya. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Rasulullah SAW menceritakan tentang seorang lelaki (zaman dahulu) yang menyandang senjatanya selama seribu bulan dalam berjihad di jalan Allah SWT. Maka kaum muslimin merasa kagum dengan perihal lelaki yang berjihad tersebut.

Kemudian Allah SWT menurunkan firman-Nya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan”. ( QS Al-Qadar : 1-3).

Maksudnya “bahwa malam kemuliaan itu” lebih baik daripada lelaki itu menyandang senjatanya selama seribu bulan dalam berjihad di jalan Allah. (HR Abu Dawud).

Abdullah bin Mas’ud mengatakan bahwa dahulu dari kalangan ulama kaum Bani Israil (keturunan Ya'kub as) selalu melakukan salat malam hingga pagi hari, kemudian siang harinya ia berjihad di jalan Allah hingga petang hari, dia melakukannya selama seribu bulan, maka bersabda Rasulullah SAW , lalu turunlah surat Al-Qadar. Yakni melakukan salat malam di malam Al-Qadar lebih baik daripada amalan orang Bani Israil yang beribadah dan berjihad tadi. (HR Tirmidzi).

Baca juga: Pentingnya Mengajak Anak Menghidupkan Lailatul Qadar

Suatu hari Rasulullah SAW menceritakan tentang kisah empat orang lelaki di zaman dahulu; mereka menyembah Allah selama delapan puluh tahun tanpa melakukan kedurhakaan kepada-Nya.

Beliau SAW menyebutkan nama mereka, yaitu Ayyub , Zakaria, Hizkil ibnul Ajuz, dan Yusya' ibnu Nun . Lalu para sahabat Rasulullah SAW merasa kagum dengan amalan mereka. Maka datanglah Jibril as kepada Nabi SAW dan berkata : “Hai Muhammad, umatmu merasa kagum dengan ibadah mereka selama delapan puluh tahun itu tanpa berbuat durhaka. Sesungguhnya Allah SWT telah menurunkan hal yang lebih baik daripada itu”. Kemudian malaikat Jibril as membacakan kepadanya firman Allah surat Al-Qadar ayat 1-3.

Jibril berkata ini lebih baik daripada apa yang engkau dan umatmu kagumi. Maka bergembiralah karenanya Rasulullah SAW dan orang-orang yang bersamanya saat itu.

Imam Sufyan Assauri mengatakan bahwa amalan puasa, qiyamnya lebih baik daripada melakukan hal yang sama dalam seribu bulan bila dibandingkan dengan amalan ibadah di dalam bulan yang tidak terdapat malam Lailatulqadarnya.

Baca juga: Hikmah Dijadikannya Lailatul Qadar sebagai Misteri

Di dalam hadis lain disebutkan:

عن أبى مصعب أحمد بن أبى بكر الزهرى حدثنا مالك أنه بلغه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم أرى أعمار الناس قبله أو ماشاء الله من ذلك فكأنه تقاصر أعمار أمته أن لا يبلغوا من العجل الذى بلغ غيرهم فى طول العمر فأعطاء الله ليله القدر خيار من ألف شهر.

Abi Mas'ab yaitu Ahmad Ibnu Abi Bakar Azzuhri mengatakan dari Malik telah sampai kepadanya bahwa Rasulullah SAW diperlihatkan kepadanya usia-usia manusia yang sebelumnya dari kalangan umat terdahulu, atau sebagian dari hal tersebut menurut apa yang dikehendaki oleh Allah.

Maka Rasulullah SAW seakan-akan menganggap pendek usia umatnya bila dibandingkan dengan mereka yang berusia sedemikian panjangnya dalam hal beramal, dan beliau merasa khawatir bila amal umatnya tidak dapat mencapai tingkatan mereka.

Maka Allah SWT memberinya Lailatulqadar yang lebih baik daripada seribu bulan. Hadis ini telah disandarkan melalui jalur lain, dan apa yang dikatakan oleh Malik ini memberi pengertian bahwa Lailatul Qadar hanya dikhususkan bagi umat ini. Firman Allah SWT:

تَنَزَّلُ الْمَلٓئِكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ اَمْرٍ. سَلٰمٌ هِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ. (القدر : ٤-٥)

Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar”. ( QS Al-Fajr : 4-5) yakni banyak malaikat yang turun (ke muka bumi) di malam kemuliaan ini bersamaan dengan turunnya berkah dan rahmat dari Allah SWT.

Baca juga:J adikan Setiap Malam Adalah Lailatul Qadar
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Menelusuri Jejak Kehidupan...
Menelusuri Jejak Kehidupan Rasulullah di Museum Biografi Nabi Muhammad di Makkah
Sebelum Menjadi Kiblat...
Sebelum Menjadi Kiblat Umat Islam, Kakbah Sudah Dibangun Nabi Adam AS
Tanda-tanda Kita Mendapatkan...
Tanda-tanda Kita Mendapatkan Lailatul Qadar, Simak Jangan Sampai Keliru!
10 Tanda Terjadinya...
10 Tanda Terjadinya Malam Lailatul Qadar, Penting Diketahui agar Memaksimalkan Ibadah!
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Iktikaf Abu Sa’id Al-Khudri Bersama Rasulullah SAW
Siap-siap Iktikaf, Begini...
Siap-siap Iktikaf, Begini Tata Cara dan Syaratnya
Rekomendasi
Badai Pasir Haboob Menelan...
Badai Pasir Haboob Menelan Arizona Langit Jadi Gelap
Erdogan: Kekuatan Gempa...
Erdogan: Kekuatan Gempa Turki 3 Kali Lebih Kuat dari Marmara
Ilmuwan Rilis Panduan...
Ilmuwan Rilis Panduan Bertahan Hidup untuk Menghindari Bencana Perubahan Iklim
Artikel Terkini
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved