Perang Tanding Abu Yazid dan Yahya bin Mu'adz
Rabu, 29 April 2020 - 05:32 WIB
loading...
A
A
A
Setelah sadar, Yahya mengucapkan salam kepada Abu Yazid dan bertanya apakah yang telah dialaminya pada malam tadi. Abu Yazid menjawab, "lebih dari dua puluh kehormatan telah ditawarkan kepadaku. Tetapi tak satupun yang kuinginkan karena semuanya adalah kehormatan-kehormatan yang membutakan mata".
"Guru, mengapakah engkau tidak meminta pengetahuan mistik, karena bukankah Dia Raja di antara raja yang pernah berkata, "Mintalah kepadaKu segala sesuatu yang engkau kehendaki?" Yahya bertanya.
"Diamlah!" sela Abu Yazid, "Aku cemburu kepada diriku sendiri yang telah mengenalNya, karena aku ingin tiada sesuatupun kecuali Dia yang mengenal diriNya. Mengenai pengetahuanNya, apakah peduliku. Sesungguhnya seperti itulah kehendakNya, Yahya. Hanya Dia, dan bukan siapa-siapa yang akan mengenal diriNya."
"Demi keagungan Allah," Yahya bermohon. "Berikanlah kepadaku sebagian dari karunia-karunia yang telah ditawarkan kepadamu malam tadi."
"Seandainya engkau memperoleh kemuliaan Adam, kesucian Jibril, kelapangan hati Ibrahim, kedambaan Musa kepada Allah, kekudusan Isa, dan kecintaan Muhammad, niscaya engkau masih merasa belum puas. Engkau akan mengharapkan hal-hal lain yang melampaui segala sesuatu," jawab Yazid.
"Tetaplah merenung Yang Maha Tinggi dan jangan rendahkan pandanganmu, karena apabila engkau merendahkan pandanganmu kepada sesuatu hal, maka hal itulah yang akan membutakan matamu."
"Guru, mengapakah engkau tidak meminta pengetahuan mistik, karena bukankah Dia Raja di antara raja yang pernah berkata, "Mintalah kepadaKu segala sesuatu yang engkau kehendaki?" Yahya bertanya.
"Diamlah!" sela Abu Yazid, "Aku cemburu kepada diriku sendiri yang telah mengenalNya, karena aku ingin tiada sesuatupun kecuali Dia yang mengenal diriNya. Mengenai pengetahuanNya, apakah peduliku. Sesungguhnya seperti itulah kehendakNya, Yahya. Hanya Dia, dan bukan siapa-siapa yang akan mengenal diriNya."
"Demi keagungan Allah," Yahya bermohon. "Berikanlah kepadaku sebagian dari karunia-karunia yang telah ditawarkan kepadamu malam tadi."
"Seandainya engkau memperoleh kemuliaan Adam, kesucian Jibril, kelapangan hati Ibrahim, kedambaan Musa kepada Allah, kekudusan Isa, dan kecintaan Muhammad, niscaya engkau masih merasa belum puas. Engkau akan mengharapkan hal-hal lain yang melampaui segala sesuatu," jawab Yazid.
"Tetaplah merenung Yang Maha Tinggi dan jangan rendahkan pandanganmu, karena apabila engkau merendahkan pandanganmu kepada sesuatu hal, maka hal itulah yang akan membutakan matamu."
(mhy)
Lihat Juga :