Memaknai Keberkahan Ramadan (17): Mukjizat Al-Qur'an sebagai Petunjuk Jalan Lurus
Selasa, 18 April 2023 - 00:55 WIB
loading...
A
A
A
Lailatul Qadar adalah malam ketika Al-Qur'an diturunkan secara menyeluruh (jumlatan wahidah) dari Lauhul Mahfudz ke langit yang terdekat dengan dunia (samaa dunya).
Sementara apa yang dikenal dengan Nuzulul Qur'an adalah malam di mana pertama kali Jibril atas perintah Allah membawa turun ayat-ayat Al-Qur'an kepada baginda Rasulullah. Dan ini di yakini terjadi pada tanggal 17 Ramadan di saat Muhammad SAW melangsungkan kegiatan takhannuts (perenungan atau semacam meditasi) di dalam Gua Hira di puncak sebuah gunung bebatuan yang dikenal dengan Jabal Nur.
Tulisan ini tidak membahas tentang Al-Qur'an. Insya Allah akan saya tuliskan terpisah tentang Al-Qur'an sebagai mukjizat terbesar Nabi Muhammad yang berifat abadi. Kitab yang menjadi cahaya, petunjuk dan pegangan manusia dalam menjalani hidupnya dalam segala lininya.
Yang ingin saya sampaikan kali ini adalah bahwa betapa salah satu keberkahan terbesar Ramadan adalah diturunkannya Al-Qur'an di dalamnya untuk menjadi jalan hidup manusia yang sesuai dengan fitrah aslinya. Tanpa Al-Qur'an sebagai petunjuk dan jalan hidup manusia tidak saja akan melanggar kefitrahannya. Justeru akan melakukan hal-hal yang justeru kontra produktif dan membahayakan kehidupannya.
Semoga peringatan Nuzulul Al-Qur'an yang semarak dilaksanakan di mana-mana tidak saja menjadi kegiatan seremonial semata. Tapi menjadi peringatan sekaligus memperbaharui komitmen untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai pegangan dan jalan hidup manusia.
Sekali lagi, inilah salah satu keberkahan besar bulan Ramadan ini. Semoga!
(Bersambung)!
Baca Juga: Memaknai Keberkahan Ramadan (15): Puasa Menumbuhkan Rasa Syukur
Sementara apa yang dikenal dengan Nuzulul Qur'an adalah malam di mana pertama kali Jibril atas perintah Allah membawa turun ayat-ayat Al-Qur'an kepada baginda Rasulullah. Dan ini di yakini terjadi pada tanggal 17 Ramadan di saat Muhammad SAW melangsungkan kegiatan takhannuts (perenungan atau semacam meditasi) di dalam Gua Hira di puncak sebuah gunung bebatuan yang dikenal dengan Jabal Nur.
Tulisan ini tidak membahas tentang Al-Qur'an. Insya Allah akan saya tuliskan terpisah tentang Al-Qur'an sebagai mukjizat terbesar Nabi Muhammad yang berifat abadi. Kitab yang menjadi cahaya, petunjuk dan pegangan manusia dalam menjalani hidupnya dalam segala lininya.
Yang ingin saya sampaikan kali ini adalah bahwa betapa salah satu keberkahan terbesar Ramadan adalah diturunkannya Al-Qur'an di dalamnya untuk menjadi jalan hidup manusia yang sesuai dengan fitrah aslinya. Tanpa Al-Qur'an sebagai petunjuk dan jalan hidup manusia tidak saja akan melanggar kefitrahannya. Justeru akan melakukan hal-hal yang justeru kontra produktif dan membahayakan kehidupannya.
Semoga peringatan Nuzulul Al-Qur'an yang semarak dilaksanakan di mana-mana tidak saja menjadi kegiatan seremonial semata. Tapi menjadi peringatan sekaligus memperbaharui komitmen untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai pegangan dan jalan hidup manusia.
Sekali lagi, inilah salah satu keberkahan besar bulan Ramadan ini. Semoga!
(Bersambung)!
Baca Juga: Memaknai Keberkahan Ramadan (15): Puasa Menumbuhkan Rasa Syukur
(rhs)
Lihat Juga :