Pesan Imam Al-Ghazali Setelah Selesai Puasa Ramadan

Jum'at, 21 April 2023 - 04:01 WIB
loading...
Pesan Imam Al-Ghazali...
Setelah selesai menjalankan puasa Ramadan, tanamkanlah dalam hati antara rasa takut (khauf) dan harap (raja). Foto/Ist
A A A
Bulan Ramadan 1444 Hijriyah kini berada di hari-hari pengujung. Tak terasa bulan penuh berkah dan ampunan ini akan pergi meninggalkan kita.

Berikut nasihat Hujjatul Islam Imam Al-Ghazali (1058-1111) setelah selesai puasa Ramadan sebagaimana disampaikan Pengasuh Ponpes Sultan Fatah Semarang Ustaz Saeful Huda dalam satu kajiannya.

Apakah ibadah puasa kita diterima atau tidak, hanya Allah Yang Maha Tahu. Sebagai muslim, tentu kita berharap agar termasuk orang yang mendapatkan ampunan Allah.

Dalam satu riwayat, Nabi Muhammad shollallohu 'alaihi wasallam pernah bersabda yang artinya: "Sesungguhnya setiap amalan tergantung akhir (pengujungnya)." (HR Al-Bukhari)

Imam Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali atau dikenal dengan Imam Al-Ghazali memberi nasihat indah kepada umat muslim dalam kitab populernya Ihya 'Ulumiddin.

Berikut pesannya:

أن يكون قلبه بعد الإفطار معلقاً مضطرباً
بين الخوف والرجاء إذ ليس يدري أيقبل صومه فهو من المقربين أو يرد عليه فهو من الممقوتين؟ وليكن كذلك في آخر كل عبادة يفرغ منها

Artinya: "Setelah selesai berpuasa, tanamkanlah dalam hati antara rasa takut (khauf) dan harap (raja'). Karena seseorang tidak tahu, apakah puasanya diterima, sehingga termasuk hamba yang dekat dengan Allah."

"Atau sebaliknya puasanya ditolak, sehingga termasuk orang yang mendapat murka dari-Nya. Hendaklah setiap selesai
beribadah tanamkan rasa seperti itu." (Ihya 'Ulumiddin)

3 Tingkatan Puasa
Imam Al-Ghazali juga mengemukakan tingkatan orang berpuasa dalam Kitab Ihya 'Ulumuddin: "Ketahuilah, bahwa puasa ada tiga tingkatan: (1) Puasanya orang umum (kebanyakan), (2) Puasa orang khusus, dan (3) Puasa Khusus Al-Khusus.

1. Puasa Orang Umum Sekadar menahan perut (dari makan dan minum) dan kemaluan dari dorongan syahwat atau keinginan berjimak. Tingkatan ini merupakan puasanya kelas awam.

2. Puasa Orang Khusus Menahan pendengaran, penglihatan, lisan, tangan, kaki, dan semua anggota badan dari berbagai dosa. Tingkatan ini masuk golongan kelas istimewa.

3. Puasa Khusus Al-Khusus (Super Khusus) Yaitu puasanya hati dari hasrat dunia, pikiran tentang dunia, dan menahan diri dari apa pun selain Allah Ta'ala. Tingkatan ini merangkumi puasa di atas dan disempurnakan pula dengan puasa Hati dari semua keinginan lahir dan batin. Inilah tingkatan puasa paling istimewa.

Itulah nasihat singkat Imam Al-Ghazali yang sarat hikmah dan pelajaran berharga. Semoga kita termasuk hamba yang dikaruniai rahmat dan ampunan Allah.

Baca Juga: 3 Tingkatan Orang Berpuasa Menurut Imam Al-Ghazali
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Nasihat Salafus Shalih...
Nasihat Salafus Shalih tentang Waktu, Pengingat Keras bagi yang Lalai
Nasihat Indah Imam Al-Ghazali...
Nasihat Indah Imam Al-Ghazali Usai Ramadan Pergi
Ramadan, Waktu yang...
Ramadan, Waktu yang Tepat Mendulang Berbagai Pahala
Syafana Ramadhan Boarding...
Syafana Ramadhan Boarding Camp Bentuk Karakter Pemimpin Islam
Lintasarta Salurkan...
Lintasarta Salurkan Program Sosial Ramadan bagi Lebih dari 1.500 Penerima Manfaat di Berbagai Kota
Memasuki 10 Hari Terakhir...
Memasuki 10 Hari Terakhir Ramadan dan 10 Amalan Terbaiknya, Umat Muslim Wajib Tahu!
Rekomendasi
Panas Ekstrem Terus...
Panas Ekstrem Terus Berlanjut, Krisis Air Mengancam Separuh Hasil Pertanian di Dunia
Ombak Setinggi 6 Meter...
Ombak Setinggi 6 Meter Diprediksi Akan Menggulung Perairan Bali
Masya Allah! Inilah...
Masya Allah! Inilah Gunung Pelangi China, Fenomena Alam yang Disebutkan dalam Al-Quran
Artikel Terkini
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Tahun Hijriah? Ini Sejarah dan Keistimewaannya
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Infografis
Bacaan Niat Puasa Ramadan...
Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh Lengkap dengan Artinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved