Memaknai Keberkahan Ramadan (23): Kehidupan Dunia Ada Dalam Kendali Allah

Jum'at, 21 April 2023 - 14:32 WIB
loading...
Memaknai Keberkahan...
Imam Shamsi Ali, Dai yang juga Direktur Jamaica Muslim Center dan Presiden Nusantara Foundation. Foto/Ist
A A A
Imam Shamsi Ali
Direktur Jamaica Muslim Center,
Presiden Nusantara Foundation

Berkali-kali telah kita sampaikan bahwa hidup ini equivalent (semakna) dengan tantangan. Setiap manusia yang hidup pastinya akan menghadapi tantangan. Dan karenanya berani hidup juga berarti siap tertantang.

Nilai dari sebuah kehidupan bukan pada bentuk dan warnanya. Tapi bagaimana respons dalam menghadapi ragam bentuk dan warna yang terjadi dalam hidup. Ketika hidup itu manis dan nyaman lalu dihadapi dengan kesyukuran maka hidup itu bernilai. Tapi ketika kenyamanan itu dihadapi dengan lupa diri dan arogansi maka kehidupan itu tidak bernilai, bahkan menghinakan.

Sebaliknya ketika kehidupan itu terasa pahit dan sempit tapi dihadapi dengan tegar dan lapang dada (kesabaran) maka hidup itu menjadi bernilai tinggi (highly valuable). Tapi jika direspons dengan rasa dongkol dan amarah, bahkan keputus-asaan. Maka hidup itu membawa penderitaan yang berlapis (murakkab).

Di situlah salah satu makna dari firman Allah: "Dialah Allah menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji siapa di antara kalian yang terbaik dalam amal." (QS Al-Mulk ayat 2)

Kata ahsanu 'amala atau amalan yang terbaik salah satunya dimaknai sebagai respons yang sesuai terhadap setiap situasi kehidupan. Merespons secara baik, bijak dan sesuai (dengan ajaran-Nya) adalah bentuk karya yang mulia setiap manusia.

Di sinilah sesungguhnya Ramadan hadir membawa keberkahan pada aspek ini. Ramadan mengajarkan bahwa kehidupan dunia ini bukan ada dalam genggaman (milik dan otoritas) kita. Justeru kehidupan secara menyeluruh itu adalah dalam kendali tunggal. Kendali Pencipta langit dan bumi.

Makanan, minuman dan kesenangan dunia secara mutlak ada dalam genggaman Pemilik langit dan bumi. Dan karenanya di saat diperintah meninggalkan kita karena pengakuan akan Dia Pemilik mutlak dan sejati.

Dan karenanya puasa mengajarkan dua sayap utama kehidupan. Sayap syukur dan sayap sabar. Dengan dua sayap inilah seorang Mukmin bersiap penuh menghadapi segala warna warni kehidupan. Dengan syukur dan sabar seorang Mukmin sepenuhnya siap mendaki gunung kehidupan, sekaligus siap menyelami dalamnya samudra luas kehidupan.

Dan pada semua keadaan, bentuk dan warna kehidupannya seorang Mukmin tidak akan mengalami perubahan, apalagi guncangan. Puasa mengajarkan soliditas batin/ruhiyah yang menjadikan seorang Mukmin bagaikan karang di tengah samudra. Semakin terhantam semakin solid dan bernilai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ramadan, Waktu yang...
Ramadan, Waktu yang Tepat Mendulang Berbagai Pahala
Syafana Ramadhan Boarding...
Syafana Ramadhan Boarding Camp Bentuk Karakter Pemimpin Islam
Lintasarta Salurkan...
Lintasarta Salurkan Program Sosial Ramadan bagi Lebih dari 1.500 Penerima Manfaat di Berbagai Kota
Memasuki 10 Hari Terakhir...
Memasuki 10 Hari Terakhir Ramadan dan 10 Amalan Terbaiknya, Umat Muslim Wajib Tahu!
Muhammadiyah Tetapkan...
Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 2026 pada Jumat 20 Maret
Ramadan Penuh Cahaya...
Ramadan Penuh Cahaya dan Doa: Hafiz Indonesia 2026 Hadir dengan Kisah Anak-Anak Penghafal Al-Qur’an
Rekomendasi
Bangunan 13 Lantai di...
Bangunan 13 Lantai di Chili Tiba-tiba Ditelan Bumi
Berbentuk Aneh, Fosil...
Berbentuk Aneh, Fosil Pohon Seuss Berusia 350 Juta Tahun Ditemukan
Masya Allah! Inilah...
Masya Allah! Inilah Gunung Pelangi China, Fenomena Alam yang Disebutkan dalam Al-Quran
Artikel Terkini
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved