Makanan dan Minuman Setan dalam Penjelasan Hadis serta Al-Qur'an
Senin, 01 Mei 2023 - 11:02 WIB
loading...
A
A
A
3. Makanan yang tidak disebut nama Allah
Dalam sebuah hadis dari Abdullah bin Abbas berkata Rasulullah SAW bersabda: "Dahulu Iblis pernah berdoa: Wahai Tuhanku, Tidaklah salah seorang dari makhluk-Mu (yaitu manusia) kecuali telah engkau tentukan rezekinya, dan juga mata pencahariannya. Lalu apa yang menjadi rezeki saya Ya Robb? Maka Allah pun menjawab: "Setiap rezeki yang tidak disebut namaku ketika dimakan manusia." (HR Abu Nu'aim dalam Hilyatul Auliya (8/126)
Dalam hadis dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu 'anhuma, Nabi shollallahu 'alaihi wasallam bersabda:
Artinya: "Jika salah seorang di antara kalian memasuki rumahnya, lalu ia berdzikir pada Allah ketika memasukinya dan ketika hendak makan, maka setan pun berkata (pada teman-temannya), "Sungguh kalian tidak mendapat tempat bermalam dan tidak mendapat makan malam." Namun ketika seseorang memasuki rumah dan tidak berdzikir pada Allah, setan pun berkata (pada teman-temannya), "Akhirnya, kalian mendapatkan tempat bermalam." Jika ia tidak menyebut nama Allah ketika makan, setan pun berucap (pada teman-temannya), "Kalian akhirnya mendapat tempat bermalam dan makan malam." (HR Muslim 2018)
Sehingga bila memakan makanan tanpa menyebut nama Allah atau mengucap basmalah maka secara tidak langsung orang tersebut telah memberikan makanannya kepada Jin
Baca juga: Bolehkah Memberi Nama Makanan dengan Nama Setan?
Wallahu A'lam
Dalam sebuah hadis dari Abdullah bin Abbas berkata Rasulullah SAW bersabda: "Dahulu Iblis pernah berdoa: Wahai Tuhanku, Tidaklah salah seorang dari makhluk-Mu (yaitu manusia) kecuali telah engkau tentukan rezekinya, dan juga mata pencahariannya. Lalu apa yang menjadi rezeki saya Ya Robb? Maka Allah pun menjawab: "Setiap rezeki yang tidak disebut namaku ketika dimakan manusia." (HR Abu Nu'aim dalam Hilyatul Auliya (8/126)
Dalam hadis dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu 'anhuma, Nabi shollallahu 'alaihi wasallam bersabda:
إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ وَعِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ لاَ مَبِيتَ لَكُمْ وَلاَ عَشَاءَ. وَإِذَا دَخَلَ فَلَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ. وَإِذَا لَمْ يَذْكُرِ اللَّهَ عِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ وَالْعَشَاءَ
Artinya: "Jika salah seorang di antara kalian memasuki rumahnya, lalu ia berdzikir pada Allah ketika memasukinya dan ketika hendak makan, maka setan pun berkata (pada teman-temannya), "Sungguh kalian tidak mendapat tempat bermalam dan tidak mendapat makan malam." Namun ketika seseorang memasuki rumah dan tidak berdzikir pada Allah, setan pun berkata (pada teman-temannya), "Akhirnya, kalian mendapatkan tempat bermalam." Jika ia tidak menyebut nama Allah ketika makan, setan pun berucap (pada teman-temannya), "Kalian akhirnya mendapat tempat bermalam dan makan malam." (HR Muslim 2018)
Sehingga bila memakan makanan tanpa menyebut nama Allah atau mengucap basmalah maka secara tidak langsung orang tersebut telah memberikan makanannya kepada Jin
Baca juga: Bolehkah Memberi Nama Makanan dengan Nama Setan?
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :