Modus Tukang Ramal : Bekerjasama dengan Jin, Menyadap Berita yang Terjadi di Langit
Minggu, 21 April 2024 - 12:31 WIB
loading...
Tukang ramal , tukang sihir dan para dukun itu, bekerjasama dengan syetan dari bangsa jin yang berusaha menyadap berita yang terjadi dari langit. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Benarkah tukang ramal bisa memprediksi kejadian di masa depan? Mengapa ramalan dari tukang ramal, dukun, paranormal, atau tukang sihir terkadang sesuai dengan kenyataan? Bagaimana pandangan syariat tentang hal tersebut? Dan, ternyata ada yang mencuri berita dari langit. Tukang ramal , tukang sihir dan para dukun itu, bekerjasama dengan syetan dari bangsa jin yang berusaha menyadap berita yang terjadi dari langit.
Allah Subhanahu wa ta'ala menciptakan langit berlapis-lapis dan bertingkat-tingkat. Sebagaimana firman Allah dalam beberapa surat Al-Qur'an :
“Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang.” (Qs. Al Mulk:3)
Kemudian ayat :
“Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat?” (Qs. Nuh: 15).
Tiap-tiap lapisan ada penghuninya sebagaimana halnya bumi. Alloh Ta'ala berfirman,
“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah.” (Qs. Al Isra’: 44)
Allah Subhanahu wa ta'ala menciptakan langit berlapis-lapis dan bertingkat-tingkat. Sebagaimana firman Allah dalam beberapa surat Al-Qur'an :
الَّذِىۡ خَلَقَ سَبۡعَ سَمٰوٰتٍ طِبَاقًا ؕ مَا تَرٰى فِىۡ خَلۡقِ الرَّحۡمٰنِ مِنۡ تَفٰوُتٍ ؕ فَارۡجِعِ الۡبَصَرَۙ هَلۡ تَرٰى مِنۡ فُطُوۡرٍ
“Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang.” (Qs. Al Mulk:3)
Kemudian ayat :
اَلَمۡ تَرَوۡا كَيۡفَ خَلَقَ اللّٰهُ سَبۡعَ سَمٰوٰتٍ طِبَاقًا
“Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat?” (Qs. Nuh: 15).
Tiap-tiap lapisan ada penghuninya sebagaimana halnya bumi. Alloh Ta'ala berfirman,
تُسَبِّحُ لَهُ السَّمٰوٰتُ السَّبۡعُ وَالۡاَرۡضُ وَمَنۡ فِيۡهِنَّؕ وَاِنۡ مِّنۡ شَىۡءٍ اِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمۡدِهٖ وَلٰـكِنۡ لَّا تَفۡقَهُوۡنَ تَسۡبِيۡحَهُمۡؕ اِنَّهٗ كَانَ حَلِيۡمًا غَفُوۡرًا
“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah.” (Qs. Al Isra’: 44)
Lihat Juga :