Aturan Nafkah Rumah Tangga dalam Islam, Ini Dalilnya
Senin, 08 Mei 2023 - 15:27 WIB
loading...
A
A
A
عن أبي هريرة -رضي الله عنه- قال: قال رسول الله -صلى الله عليه وسلم-: «دينار أنفقته في سبيل الله، ودينار أنفقته في رقبة، ودينار تصدقت به على مسكين، ودينار أنفقته على أهلك، أعظمها أجرًا الذي أنفقته على أهلك»
"Abu Hurairah meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda: "Dinar yang kamu infakkan di jalan Allah, dan Dinar yang kamu infakkan untuk memerdekan budak, dan Dinar yang kamu sedekahkan kepada orang miskin, dan dinar yang yang kamu infakkan untuk keluargamu, yang paling besar pahalanya adalah Dinar yang kamu infakkan kepada keluargamu." (Shahih Muslim, Kitab al-Zakat Bab Fadl al-Nafaqah 'ala al-'Iyal, No 995)
عن ثوبان – رضي الله عنه- مولى رسول الله -صلى الله عليه وسلم- قَالَ: قَالَ رسولُ اللَّه -صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم-: «َأفضل دينار ينُفِقُهُ الرجل: دينار ينفقه على عياله، ودينار ينفقه على دَابَّتِهِ في سبيل الله، ودينار ينفقه على أصحابه في سبيل الله».
Abu Abdurrahman Tsauban bin Bujdud, maula (santri dalem) Rasulullah SAW meriwatkan, Rasulullah SAW bersabda: "Sebaik-baik Dinar yang diinfakkan seseorang adalah Dinar yang diinfakkan kepada keluarganya, Dinar yang ia infakkan untuk berjuang di jalan Allah, dan Dinar yang ia infakkan untuk kawan-kawan seperjuangannya di jalan Allah." (HR Muslim)
Riwayat lain dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: "Bersedekahlah kalian." Lalu seseorang berkata: "Ya, Rasulullah saya mempunyai Dinar". Rasulullah menjawab: "Sedekahlah dengan dinar itu untuk dirimu sendiri." Dia berkata lagi: "Saya mempunyai (Dinar) yang lainnya." Rasulullah menjawab: "Sedekahlah dengan itu untuk istrimu." Dia berkata lagi: "Saya mempunyai Dinar yang lainnya." Rasulullah menjawab: "Sedekahlah dengan itu untuk anakmu." Dia berkata lagi: "Saya mempunyai Dinar yang lainnya." Rasulullah menjawab: "Sedekahlah untuk pembantumu." Dia berkata lagi: "Saya mempunyai Dinar yang lainnya". Rasulullah menjawab: "Kamu lebih tahu (untuk siapa lagi setelah itu)." (HR Abu Daud dan An-Nasai)
Wallahu A'lam
Baca Juga: Mana yang Harus Diutamakan, Nafkah Istri Atau Orang Tua?
"Abu Hurairah meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda: "Dinar yang kamu infakkan di jalan Allah, dan Dinar yang kamu infakkan untuk memerdekan budak, dan Dinar yang kamu sedekahkan kepada orang miskin, dan dinar yang yang kamu infakkan untuk keluargamu, yang paling besar pahalanya adalah Dinar yang kamu infakkan kepada keluargamu." (Shahih Muslim, Kitab al-Zakat Bab Fadl al-Nafaqah 'ala al-'Iyal, No 995)
عن ثوبان – رضي الله عنه- مولى رسول الله -صلى الله عليه وسلم- قَالَ: قَالَ رسولُ اللَّه -صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم-: «َأفضل دينار ينُفِقُهُ الرجل: دينار ينفقه على عياله، ودينار ينفقه على دَابَّتِهِ في سبيل الله، ودينار ينفقه على أصحابه في سبيل الله».
Abu Abdurrahman Tsauban bin Bujdud, maula (santri dalem) Rasulullah SAW meriwatkan, Rasulullah SAW bersabda: "Sebaik-baik Dinar yang diinfakkan seseorang adalah Dinar yang diinfakkan kepada keluarganya, Dinar yang ia infakkan untuk berjuang di jalan Allah, dan Dinar yang ia infakkan untuk kawan-kawan seperjuangannya di jalan Allah." (HR Muslim)
Riwayat lain dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: "Bersedekahlah kalian." Lalu seseorang berkata: "Ya, Rasulullah saya mempunyai Dinar". Rasulullah menjawab: "Sedekahlah dengan dinar itu untuk dirimu sendiri." Dia berkata lagi: "Saya mempunyai (Dinar) yang lainnya." Rasulullah menjawab: "Sedekahlah dengan itu untuk istrimu." Dia berkata lagi: "Saya mempunyai Dinar yang lainnya." Rasulullah menjawab: "Sedekahlah dengan itu untuk anakmu." Dia berkata lagi: "Saya mempunyai Dinar yang lainnya." Rasulullah menjawab: "Sedekahlah untuk pembantumu." Dia berkata lagi: "Saya mempunyai Dinar yang lainnya". Rasulullah menjawab: "Kamu lebih tahu (untuk siapa lagi setelah itu)." (HR Abu Daud dan An-Nasai)
Wallahu A'lam
Baca Juga: Mana yang Harus Diutamakan, Nafkah Istri Atau Orang Tua?
(rhs)
Lihat Juga :