Jejak Zaman Keemasan Islam di Timbuktu, Dimulai Mansa Musa

Jum'at, 12 Mei 2023 - 08:42 WIB
loading...
A A A
Namun segera, Timbuktu menemukan dirinya di bawah ancaman ketika Dinasti Saadian Maroko menyerbu Kekaisaran Songhai pada akhir abad ke-16. Sebagian besar pusat pembelajaran Timbuktu hancur dan banyak harta milik orang, termasuk manuskrip penting, hilang.

Baca juga: 7 Fakta Mansa Musa Terkaya Sejagat, Hartanya Mencapai Rp5,7 Kuadriliun

Kota Timbuktu dan Gao tetap mampu mempertahankan otonomi tingkat tinggi dari Saadian, dan pada tahun 1632, mereka mendeklarasikan kemerdekaan dari dinasti Saadian. Namun, Zaman Keemasan keilmuan, arsitektur, dan budaya Islam di kerajaan Songhai dan di seluruh Afrika Barat telah berkurang secara serius.

Dijarah Prancis
Manuskrip kota masih banyak digunakan untuk pendidikan di sekolah-sekolah Al-Qur'an dan masjid-masjid besar selama pendudukan Saadian di kekaisaran Songhai. Tetapi ketika Prancis tiba di Afrika Barat pada abad ke-17, banyak produk budaya Timbuktu dijarah dan dibawa ke Eropa, mengakhiri praktik pembelajaran yang meluas melalui manuskrip.

Ini bukan satu-satunya serangan terhadap warisan Timbuktu. Pada tahun 2012, militan yang terkait dengan al Qaeda di Maghreb Islam (AQIM) mengambil alih Mali Utara dan mulai menghancurkan apa pun yang dianggap haram atau dilarang untuk praktik keagamaan mereka, termasuk manuskrip berusia beberapa generasi yang menjadi ciri kota kuno Timbuktu.

Dengan tim kecil, Haidara menyelamatkan lebih dari 350.000 manuskrip dari 45 perpustakaan berbeda di dalam dan sekitar Timbuktu dan menyembunyikannya di Bamako—ibu kota Mali.

Dalam banyak kesempatan, Haidara dan sekutunya diancam oleh militan al Qaeda dan dituduh mencuri—kejahatan yang dapat dihukum mati atau mutilasi. Tapi Haidara akhirnya membangun Perpustakaan Mamma Haidara di Bamako, menamainya dengan nama ayahnya, yang juga seorang sarjana dan penjaga manuskrip. Pada tahun 2022 Google Arts & Culture meluncurkan arsip manuskrip online yang dijaga oleh Haidara dan timnya.

“Sementara griot mengingat sejarah dari ingatan dan kecerdikan, manuskripnya adalah sejarah Mali yang dapat dilihat,” kata Haidara.

Baca juga: Sebelum Columbus, Abu Bakar Saudara Mansa Musa Telah Temukan Benua Amerika

Manuskrip tersebut berfungsi sebagai bukti nyata bahwa Kekaisaran Mali dan kota besarnya Timbuktu merupakan dasar warisan Afrika Barat dan keilmuan Islam. Melalui karya Haidara, yang mencerminkan tradisi lisan kelompok-kelompok seperti griot, pelestarian sejarah Mali tetap menjadi misi yang berkesinambungan.

“Bahkan saya tidak tahu semua yang ada di manuskrip,” kata Haidara. “Setiap hari saya belajar sesuatu yang baru dari dan tentang mereka.”
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Sejarah Kiswah Kakbah:...
Sejarah Kiswah Kakbah: Dari Beragam Warna hingga Hitam yang Mendunia
Dibangun Lebih dari...
Dibangun Lebih dari Rp1.500 Triliun! 20 Fakta Menakjubkan Masjidil Haram
Mansa Musa dan Kisah...
Mansa Musa dan Kisah Haji Termegah dan Terkaya dalam Sejarah Dunia
Jejak Para Singa Allah:...
Jejak Para Singa Allah: Deretan Panglima Perang Terhebat dalam Sejarah Islam
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
Kisah Runtuhnya Kekaisaran...
Kisah Runtuhnya Kekaisaran Sassaniyah: Transformasi Jati Diri Bangsa Persia di Bawah Islam
Rekomendasi
Petir dan Guntur, Bukti...
Petir dan Guntur, Bukti Keajaiban Ciptaan Allah Ta'ala
Batu Rosetta Artefak...
Batu Rosetta Artefak Mesir Bertuliskan Bahasa para Dewa
Detak Jantung Misterius...
Detak Jantung Misterius dari Dalam Perut Bumi Bakal Membelah Afrika
Artikel Terkini
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved