Perhatikan! Ternyata Perkara Ini yang Membuat Lancar Tidaknya Rezeki Seorang Muslim
Jum'at, 19 Mei 2023 - 08:35 WIB
loading...
Ternyata lancar tidaknya rezeki seseorang dalam Islam itu sangat tergantung pada ibadah dan ketaatannya kepada Allah SWT, terutama tentang salatnya. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Allah Ta'ala berkuasa untuk menahan dan memudahkan rezeki seorang hamba . Hal itu tergantung dosa dan ketaatan yang diperbuatnya. Salah satu titik terpenting dalam menentukan rezeki seorang hamba adalah bagaimana kadar ibadah salatnya.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
"Bacalah Kitab (Al-Qur'an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (sholat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-'Ankabut : 45)
Baca juga: 4 Pembuka Pintu Rezeki Bersumber dari Al Qur'an dan Hadis
Lalu Nabi Shallahu 'Alaihi wa Sallam juga bersabda : "Barangsiapa yang meninggalkan salat dengan sengaja, maka sesungguhnya jaminan Allah telah lepas darinya." (HR. Ahmad).
Dalam kitab berjudul Al Kaba'ir karya Imam Dzahabi (Imam penghafal hadis yang sejarawan kelahiran Damaskus. Lahir 673 H dan wafat 748 H), disebutkan bahwa Umar bin Khattab Radhiyallahu Anhu berkata bahwa sesungguhnya tidak akan beuntung orang yang mengaku muslim, tetapi tidak mau salat.
Dalam surat Al Ankabut ayat 45 tersebut di atas, terdapat perintah khusus untuk mengerjakan salat. Hal ini menunjukkan salat memiliki banyak keutamaan, kemuliaan dan akibat-akibat yang sangat indah. Di antaranya, ssungguhnya salat itu mencegah dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar.
Syaikh Shalih al-Utsaimin yang menjelaskan isi kitab Al Kaba'ir karya Imam Dzahabi menegaskan bahwa dosa orang yang meremehkan salat sangat besar. Bahkan yang sengaja meninggalkan sholat, berarti dia telah menyatakan ketidaktaatannya kepada Allah Ta'ala. Orang seperti ini dihukumi kafir (menutup diri) dari syariat Allah.
Jika Allah Subhanahu wa Ta'ala tidak lagi memberi jaminan untuk orang yang meninggalkan salat, maka bagaimana dia akan mudah mendapat rezekinya? Maka dosa meremehkan sholat dan meninggalkannya akan mempersulit jalannya rezeki.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اُتْلُ مَاۤ اُوْحِيَ اِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَاَ قِمِ الصَّلٰوةَ ۗ اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَا لْمُنْكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُ ۗ وَا للّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ
"Bacalah Kitab (Al-Qur'an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (sholat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-'Ankabut : 45)
Baca juga: 4 Pembuka Pintu Rezeki Bersumber dari Al Qur'an dan Hadis
Lalu Nabi Shallahu 'Alaihi wa Sallam juga bersabda : "Barangsiapa yang meninggalkan salat dengan sengaja, maka sesungguhnya jaminan Allah telah lepas darinya." (HR. Ahmad).
Dalam kitab berjudul Al Kaba'ir karya Imam Dzahabi (Imam penghafal hadis yang sejarawan kelahiran Damaskus. Lahir 673 H dan wafat 748 H), disebutkan bahwa Umar bin Khattab Radhiyallahu Anhu berkata bahwa sesungguhnya tidak akan beuntung orang yang mengaku muslim, tetapi tidak mau salat.
Dalam surat Al Ankabut ayat 45 tersebut di atas, terdapat perintah khusus untuk mengerjakan salat. Hal ini menunjukkan salat memiliki banyak keutamaan, kemuliaan dan akibat-akibat yang sangat indah. Di antaranya, ssungguhnya salat itu mencegah dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar.
Syaikh Shalih al-Utsaimin yang menjelaskan isi kitab Al Kaba'ir karya Imam Dzahabi menegaskan bahwa dosa orang yang meremehkan salat sangat besar. Bahkan yang sengaja meninggalkan sholat, berarti dia telah menyatakan ketidaktaatannya kepada Allah Ta'ala. Orang seperti ini dihukumi kafir (menutup diri) dari syariat Allah.
Jika Allah Subhanahu wa Ta'ala tidak lagi memberi jaminan untuk orang yang meninggalkan salat, maka bagaimana dia akan mudah mendapat rezekinya? Maka dosa meremehkan sholat dan meninggalkannya akan mempersulit jalannya rezeki.
Lihat Juga :