Akibat Dosa Zina, Salah Satunya Dicabut Cahaya Keimanannya
Selasa, 30 Mei 2023 - 13:57 WIB
loading...
Zina menyebab balasan amalan salehnya hilang sehingga ia bangkrut pada hari kiamat. Foto/Ilustrasi: muslim matters
A
A
A
Akibat dosa zina sungguh mengerikan. Zina termasuk Al-Kabaa’ir (dosa-dosa besar). Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Apabila seorang hamba berzina keluarlah iman darinya. Lalu iman itu berada di atas kepalanya seperti naungan, maka apabila dia telah bertobat, kembali lagi iman itu kepadanya” [Hadis shahih riwayat Abu Dawud no. 4690 dari jalan Abu Hurairah ]
Berkata Ibnu Abbas ra : “Dicabut cahaya (nur) keimanan di dalam zina” [Riwayat Bukhari di awal kitab Hudud, Fathul Bari 12:58-59]
Zina termasuk ke dalam Al-Kabaair dan akan lebih besar lagi dosanya apabila kita melihat siapa yang melakukannya dan kepada siapa. Kalau zina itu dilakukan oleh orang yang telah tua, maka dosanya akan lebih besar lagi berdasarkan sabda Nabi SAW:
“Ada tiga golongan (manusia) yang Allah tidak akan berbicara kepada mereka pada hari kiamat dan tidak mensucikan mereka dan tidak melihat kepada mereka, dan bagi mereka siksa yang sangat pedih, yaitu; Orang tua yang berzina, raja yang pendusta (pembohong) dan orang miskin yang sombong” [Hadits shahih riwayat Muslim 1/72 dari jalan Abu Hurairah)
Baca juga: Ngerinya Hutang Zina, Jangan Diremehkan!
Demikian juga apabila dilakukan oleh orang yang telah nikah atau pernah merasakan nikah yang sahih baik sekarang ini sebagai suami atau istri atau duda atau janda, sama saja, dosanya sangat besar dan hukumannya sangat berat yang setimpal dengan perbuatan mereka, yaitu didera sebanyak seratus kali kemudian dirajam sampai mati atau cukup dirajam saja.
Adapun bagi laki-laki yang masih bujang atau anak gadis hukumnya didera seratus kali kemudian diasingkan (dibuang) selama satu tahun.
Dengan melihat kepada perbedaan hukuman dunia maka para ulama memutuskan berbeda juga besarnya dosa zina itu dari dosa besar kepada yang lebih besar dan sebesar-besar dosa besar. Mereka melihat siapa yang melakukannya dan kepada siapa dilakukannya.
Allah SWT berfirman:
إِذَا زَنَى الرَّجُلُ خَرَجَ مِنْهُ الْإِيمَانُ كَانَ عَلَيْهِ كَالظُّلَّةِ فَإِذَا انْقَطَعَ رَجَعَ إِلَيْهِ الْإِيمَانُ
“Apabila seorang hamba berzina keluarlah iman darinya. Lalu iman itu berada di atas kepalanya seperti naungan, maka apabila dia telah bertobat, kembali lagi iman itu kepadanya” [Hadis shahih riwayat Abu Dawud no. 4690 dari jalan Abu Hurairah ]
Berkata Ibnu Abbas ra : “Dicabut cahaya (nur) keimanan di dalam zina” [Riwayat Bukhari di awal kitab Hudud, Fathul Bari 12:58-59]
Zina termasuk ke dalam Al-Kabaair dan akan lebih besar lagi dosanya apabila kita melihat siapa yang melakukannya dan kepada siapa. Kalau zina itu dilakukan oleh orang yang telah tua, maka dosanya akan lebih besar lagi berdasarkan sabda Nabi SAW:
ثلاثةٌ لا يكلِّمهُم اللهُ ولا ينظرُ إليهم يومَ القيامةِ ولا يزكِّيهِم ولهم عذابٌ أليمٌ : شيخٌ زانٍ ، وملكٌ كذابٌ ، وفقيرٌ مختالٌ
“Ada tiga golongan (manusia) yang Allah tidak akan berbicara kepada mereka pada hari kiamat dan tidak mensucikan mereka dan tidak melihat kepada mereka, dan bagi mereka siksa yang sangat pedih, yaitu; Orang tua yang berzina, raja yang pendusta (pembohong) dan orang miskin yang sombong” [Hadits shahih riwayat Muslim 1/72 dari jalan Abu Hurairah)
Baca juga: Ngerinya Hutang Zina, Jangan Diremehkan!
Demikian juga apabila dilakukan oleh orang yang telah nikah atau pernah merasakan nikah yang sahih baik sekarang ini sebagai suami atau istri atau duda atau janda, sama saja, dosanya sangat besar dan hukumannya sangat berat yang setimpal dengan perbuatan mereka, yaitu didera sebanyak seratus kali kemudian dirajam sampai mati atau cukup dirajam saja.
Adapun bagi laki-laki yang masih bujang atau anak gadis hukumnya didera seratus kali kemudian diasingkan (dibuang) selama satu tahun.
Dengan melihat kepada perbedaan hukuman dunia maka para ulama memutuskan berbeda juga besarnya dosa zina itu dari dosa besar kepada yang lebih besar dan sebesar-besar dosa besar. Mereka melihat siapa yang melakukannya dan kepada siapa dilakukannya.
Allah SWT berfirman:
الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُوا كُلَّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا مِائَةَ جَلْدَةٍ ۖ وَلَا تَأْخُذْكُمْ بِهِمَا رَأْفَةٌ فِي دِينِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۖ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَائِفَةٌ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ
Lihat Juga :