Mukjizat! Jemaah Haji asal Sulawesi Sembuh dari Stroke Usai Minum Air Zamzam
Kamis, 15 Juni 2023 - 11:15 WIB
loading...
Jemaah haji asal Bone, Sulawesi Selatan Indo Hana bersama Ketua Kloter 22 UPG Samuin. Indo Hanna sembuh dari sakit stroke setelah meminum air zamzam dalam tiga hari berturut-turut. FOTO/SINDOnews/SUCIPTO
A
A
A
JAKARTA - Rasa bahagia terpancar dari wajah Indo Hanna. Jemaah haji berusia 79 tahun itu senang lantaran bisa sembuh dari penyakit strokenya setelah minum air zamzam selama tiga hari berturut-turut.
Dua pekan sebelum berangkat ke Tanah Suci, Hanna jemaah haji asal Desa Tunggalijang, Kecamatan Lappariaja, Bone, Sulawesi Selatan itu divonis terkena stroke ringan. Saat masuk ke Asrama Haji Sudiang, Makassar yang berjarak sekitar 190 Km dari kampung halamannya, Hanna sudah menggunakan kursi roda.
"Waktu naik bus dari Lapri ke embarkasi haji di Sudiang Makassar, kami sudah didorong pakai kursi roda," kata Suryani, Ketua KBIH Haji Wata sekaligus anggota DPRD Bone itu, Kamis (15/6/2023).
Selain tak bisa berjalan dan menggerakkan tangannya, Hanna juga tak bisa berbicara. Padahal, Hanna yang sehari-harinya bekerja sebagai petani dan peternak sapi itu, selama ini dikenal ramah.
Tim dokter kloter dan klinik kesehatan haji di Asrama Haji Sudiang, mengidentifikasi Hanna mengalami gangguan aliran darah ke otak sementara. Dalam istilah medis gejala stroke ringan ini dinamakan Transient Ischaemic Attack (TIA).
"Nenek Hanna itu satu kecamatan di Lamuru. Dia juga jemaah KBIH Haji Wata sama dengan istri saya," kata Kapolsek Lamuru AKP Ahmad Jafar, suami dari Suryani yang selalu mendorong kursi roda Hanna.
Hanna merupakan jemaah haji Kloter 22 UPG embarkasi Makassar yang masuk dalam gelombang II. Hanna terbang dari Tanah Air pada Sabtu, 10 Juni dan tiba di Makkah pada Minggu, 11 Juni 2023 dini hari.
Setelah menjalani umrah qudum, thawaf dan sai, Hanna selalu dalam pendampingan dan pengawasan KBIH, kerabat, dan tetangganya. Karena kondisi fisik Hanna dan keterbatasan pendorong kursi roda maka diputuskan jika Hanna tak dibiarkan menunaikan salat lima waktu di Masjidilharam.
Baca juga: Hari Ini, 24 Kloter Jemaah Haji Kuota Tambahan Tiba di Bandara Madinah
Dua pekan sebelum berangkat ke Tanah Suci, Hanna jemaah haji asal Desa Tunggalijang, Kecamatan Lappariaja, Bone, Sulawesi Selatan itu divonis terkena stroke ringan. Saat masuk ke Asrama Haji Sudiang, Makassar yang berjarak sekitar 190 Km dari kampung halamannya, Hanna sudah menggunakan kursi roda.
"Waktu naik bus dari Lapri ke embarkasi haji di Sudiang Makassar, kami sudah didorong pakai kursi roda," kata Suryani, Ketua KBIH Haji Wata sekaligus anggota DPRD Bone itu, Kamis (15/6/2023).
Selain tak bisa berjalan dan menggerakkan tangannya, Hanna juga tak bisa berbicara. Padahal, Hanna yang sehari-harinya bekerja sebagai petani dan peternak sapi itu, selama ini dikenal ramah.
Tim dokter kloter dan klinik kesehatan haji di Asrama Haji Sudiang, mengidentifikasi Hanna mengalami gangguan aliran darah ke otak sementara. Dalam istilah medis gejala stroke ringan ini dinamakan Transient Ischaemic Attack (TIA).
"Nenek Hanna itu satu kecamatan di Lamuru. Dia juga jemaah KBIH Haji Wata sama dengan istri saya," kata Kapolsek Lamuru AKP Ahmad Jafar, suami dari Suryani yang selalu mendorong kursi roda Hanna.
Hanna merupakan jemaah haji Kloter 22 UPG embarkasi Makassar yang masuk dalam gelombang II. Hanna terbang dari Tanah Air pada Sabtu, 10 Juni dan tiba di Makkah pada Minggu, 11 Juni 2023 dini hari.
Setelah menjalani umrah qudum, thawaf dan sai, Hanna selalu dalam pendampingan dan pengawasan KBIH, kerabat, dan tetangganya. Karena kondisi fisik Hanna dan keterbatasan pendorong kursi roda maka diputuskan jika Hanna tak dibiarkan menunaikan salat lima waktu di Masjidilharam.
Baca juga: Hari Ini, 24 Kloter Jemaah Haji Kuota Tambahan Tiba di Bandara Madinah
Lihat Juga :