Sejarah Muslim Amerika: Bagian dari 900.000 Orang Afrika yang Dibawa ke Amerika

Jum'at, 16 Juni 2023 - 08:59 WIB
loading...
A A A
Beberapa kesaksian menyebutkan pantangan makanan dalam Islam. Sepanjang hidupnya yang panjang, Yarrow Mamout memberi tahu orang-orang, "tidak baik makan Babi [dan] minum wiski sangat buruk."

Di Mississippi, putra seorang pangeran mengakui sulitnya mematuhi aturan ini karena pemilik budak menyediakan makanan. Dia berkata “dalam hal penyesalan yang pahit, bahwa situasinya sebagai budak di Amerika, mencegahnya untuk mematuhi perintah agamanya. Dia diharuskan makan daging babi tetapi menyangkal pernah mencicipi minuman beralkohol apa pun.”

Di Carolina Selatan, seorang pria yang hanya dikenal sebagai Nero lebih beruntung. Dia mengambil ransumnya dengan daging sapi. Dengan berpuasa dan menolak makanan tertentu, umat Islam tidak hanya tetap setia pada agama mereka, mereka juga menegaskan suatu tingkat kendali atas hidup mereka.

Baca juga: Dinasti Ghaznawi, Kesultanan yang Didirikan Seorang Budak

Dibedakan dari Pakaiannya
Selain menghormati prinsip-prinsip Islam, umat Islam membedakan diri mereka sendiri, jika memungkinkan, dengan cara mereka berpakaian. Di Georgia, beberapa wanita mengenakan cadar sementara pria memakai fez Turki atau sorban putih.

Sebuah artikel tahun 1859 menggambarkan bagaimana, setiap pagi, Omar ibn Said memakukan ujung sehelai kapas putih ke pohon dan, memegang ujung lainnya, melilitkannya di kepalanya, membuat sorban.

Daguerreotypes menunjukkan dia dengan kain cetak di sekitar kepalanya atau topi wol. Dalam potretnya, yang dilukis pada tahun 1819 oleh Charles W Peale, Mamout mengenakan topi yang sama dengan milik Omar.

Pada 1733, Ayuba Suleyman Diallo dari Senegal bersikeras untuk diabadikan dalam "gaun pedesaan" dengan serban putih dan jubah. Demikian pula, beberapa Muslim di Trinidad, Brasil, dan Kuba digambarkan mengenakan “jubah yang melambai”, peci, dan celana lebar.

Dengan mempersingkat pakaian budak yang kasar dan merendahkan martabat, kaum Muslimin yang dapat melakukannya mengklaim kembali sedikit kepemilikan atas tubuh mereka sendiri, sambil menyatakan kesetiaan mereka pada agama mereka.

Baca juga: Kisah Nabi Khidir Dijual Pengemis dan Menjadi Budak
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Sejarah Kiswah Kakbah:...
Sejarah Kiswah Kakbah: Dari Beragam Warna hingga Hitam yang Mendunia
Dibangun Lebih dari...
Dibangun Lebih dari Rp1.500 Triliun! 20 Fakta Menakjubkan Masjidil Haram
Jejak Para Singa Allah:...
Jejak Para Singa Allah: Deretan Panglima Perang Terhebat dalam Sejarah Islam
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
Kisah Runtuhnya Kekaisaran...
Kisah Runtuhnya Kekaisaran Sassaniyah: Transformasi Jati Diri Bangsa Persia di Bawah Islam
Sejarah dan Asal-usul...
Sejarah dan Asal-usul Ucapan Minal Aidin Wal Faizin
Rekomendasi
Ironi Para Ilmuwan Hebat...
Ironi Para Ilmuwan Hebat yang Tak Pernah Memenangkan Nobel
Ilmuwan Ini Ramal Penyebab...
Ilmuwan Ini Ramal Penyebab Kiamat, Salah Satunya karena AI
Warga Swiss Ini Klaim...
Warga Swiss Ini Klaim Melihat UFO Melintas di Danau Zurich
Artikel Terkini
12 Amalan Populer Hari...
12 Amalan Populer Hari Asyura 10 Muharam yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Inilah Doa dan Cara...
Inilah Doa dan Cara Mengusap Anak Yatim di Hari Asyura
Bacaan Niat Puasa Asyura...
Bacaan Niat Puasa Asyura dan Keistimewaannya, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved