Niron, Jemaah Haji Indonesia yang Hilang Ditemukan Meninggal Dunia di RS An Nur
Rabu, 12 Juli 2023 - 06:32 WIB
loading...
Kepala Bidang Perlindungan Jemaah (Kabid Linjam) PPIH Arab Saudi Harun Al Rasyid. Foto/Istimewa
A
A
A
MAKKAH - Niron Sunar Suna (77), satu dari tiga jemaah haji Indonesia yang hilang saat puncak haji berhasil ditemukan. Jemaah haji kloter SUB 65 embarkasi Surabaya ini ditemukan sudah meninggal dunia di Rumah Sakit An Nur.
Sedangkan dua jemaah lainnya masih dalam pencarian. Kepala Bidang Perlindungan Jemaah (Kabid Linjam) PPIH Arab Saudi Harun Al Rasyid menjelaskan kronologi penemuan jenazah Niron di RS An Nur.
Menurut Harun, sejak pukul 09.00 Waktu Arab Saudi (WAS) timnya melakukan pencarian di tiga tempat. Ketiga tempat tersebut yakni, Police Station di Surtuh yang membawahi Madinah, kemudian Salajjah Muaisim ruang jenazah, dan Rumah Sakit (RS) An Nur.
"Tiba-tiba ada berita masuk melalui WA kami bahwa ada ciri-ciri orang yang kita cari berada di RS An Nur," ujarnya, Selasa (11/7/2023).
Baca: 3 Jemaah Haji Indonesia Hilang di Saudi Masih dalam Pencarian
Mendapat informasi tersebut, kata Harun, pada pukul 10.15 Waktu Arab Saudi (WAS) tim bergerak ke RS An Nur dan berkoordinasi dengan pihak Markaz atau Mashariq yang berada di RS An Nur.
"Kemudian kami ke Kismul Mutawafiyyat atau bagian jenazah. Di situ kami menemukan informasi yang mengarah kepada salah seorang dari tiga orang yang dicari. Dari tanda-tanda tersebut kita teliti dan segera kami berkoordinasi dengan ketua kloter dan istri yang bersangkutan," ujarnya.
Kepala Satuan Operasi (Kasatops) Armuzna Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi ini mengaku langsung berkoordinasi dan bermusyawarah mengenai keberadaan jenazah tersebut.
"Kami sama-sama dengan keluarga dan Mashariq dalam hal ini pihak Maktab bersama-sama menuju ruang jenazah. Istri dari almarhum setelah melihat ciri khusus yang melekat di tubuh jenazah tersebut memastikan itu adalah jenazah suaminya," ujarnya.
Pihak maktab kemudian melakukan pengecekan dengan mencocokkan berbagai macam data seperti paspor, visa dan ciri-ciri khusus termasuk sidik jari.
"Setelah ada kepastian, kami bermusyawarah dengan pihak keluarga agar jenazah tersebut segera diurus dan disholatkan untuk selanjutnya dikebumikan," katanya.
Sedangkan dua jemaah lainnya masih dalam pencarian. Kepala Bidang Perlindungan Jemaah (Kabid Linjam) PPIH Arab Saudi Harun Al Rasyid menjelaskan kronologi penemuan jenazah Niron di RS An Nur.
Menurut Harun, sejak pukul 09.00 Waktu Arab Saudi (WAS) timnya melakukan pencarian di tiga tempat. Ketiga tempat tersebut yakni, Police Station di Surtuh yang membawahi Madinah, kemudian Salajjah Muaisim ruang jenazah, dan Rumah Sakit (RS) An Nur.
"Tiba-tiba ada berita masuk melalui WA kami bahwa ada ciri-ciri orang yang kita cari berada di RS An Nur," ujarnya, Selasa (11/7/2023).
Baca: 3 Jemaah Haji Indonesia Hilang di Saudi Masih dalam Pencarian
Mendapat informasi tersebut, kata Harun, pada pukul 10.15 Waktu Arab Saudi (WAS) tim bergerak ke RS An Nur dan berkoordinasi dengan pihak Markaz atau Mashariq yang berada di RS An Nur.
"Kemudian kami ke Kismul Mutawafiyyat atau bagian jenazah. Di situ kami menemukan informasi yang mengarah kepada salah seorang dari tiga orang yang dicari. Dari tanda-tanda tersebut kita teliti dan segera kami berkoordinasi dengan ketua kloter dan istri yang bersangkutan," ujarnya.
Kepala Satuan Operasi (Kasatops) Armuzna Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi ini mengaku langsung berkoordinasi dan bermusyawarah mengenai keberadaan jenazah tersebut.
"Kami sama-sama dengan keluarga dan Mashariq dalam hal ini pihak Maktab bersama-sama menuju ruang jenazah. Istri dari almarhum setelah melihat ciri khusus yang melekat di tubuh jenazah tersebut memastikan itu adalah jenazah suaminya," ujarnya.
Pihak maktab kemudian melakukan pengecekan dengan mencocokkan berbagai macam data seperti paspor, visa dan ciri-ciri khusus termasuk sidik jari.
"Setelah ada kepastian, kami bermusyawarah dengan pihak keluarga agar jenazah tersebut segera diurus dan disholatkan untuk selanjutnya dikebumikan," katanya.
Lihat Juga :