Asbabun Nuzul Surat At Taubah Ayat 102
Kamis, 24 Agustus 2023 - 11:00 WIB
loading...
Asbabun nuzul Surat at Taubah ayat 102, berkaitan dengan perilaku yang diperbuat oleh sekelompok sahabat Rasulullah SAW, yang salah satunya adalah Abu Lubabah. Foo ilustrasi/ist
A
A
A
Surat At Taubah Ayat 102 menjelaskan tentang orang-orang yang menyesali perbuatannya dan langsung bertaubat dengan memperbanyak amalan soleh dan menyesali perbuatannya.
Asbabun nuzul atau sebab turunnya Surat At Taubah Ayat 102 ini berkaitan dengan perilaku yang diperbuat oleh sekelompok sahabat Rasulullah SAW, yang salah satunya adalah Abu Lubabah.
Para sahabat tersebut tidak ikut berjihad bersama Rasulullah SAW ketika Perang Tabuk. Mereka tidak ikut berjihad karena mementingkan kepentingan dunia. Hal ini membuat mereka menyesal dan merundung diri mereka sendiri hingga mendapat ampunan Allah SWT.
Allah SWT Berfirman :
Artinya : "Dan (ada pula) orang lain yang mengakui dosa-dosa mereka, mereka mencampuradukkan pekerjaan yang baik dengan pekerjaan lain yang buruk. Mudah-mudahan Allah menerima tobat mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang."
Dilansir dari buku "Asbabun Nuzul : Sebab Sebab Turunnya Ayat Al Qur'an Imam As-Suyuthi", Diriwayatkan oleh Ibnu Marwadah dan Ibnu Abi Hatim dari jalur Al-Aufi dari Ibnu Abas bahwasannya dia berkata ;
Ketika Rasulullah SAW pergi berperang, Abu Lubabah dan lima orang lainnya tidak ikut berangkat. Kemudian Abu Lubabah dan dua orang yang lain merenung, merasa menyesal, dan yakin akan ada celaka. Mereka berkata, "Kita berada di tempat yang teduh dan tenang bersama kaum wanita sementara Rasulullah SAW dan kaum mukminin yang bersama beliau sedang berjihad. Demi Allah, kami pasti mengikat tubuh kami di tiang masjid. Kami tidak akan melepaskannya kecuali jika Rasulullah sendiri yang melepaskannya."
Mereka akhirnya melakukan hal tersebut. Akan tetapi tiga orang yang lainnya tidak mengikat diri mereka. Sepulang dari peperangan, Rasulullah bertanya, "Siapa orang-orang yang terikat di tiang ini?" Seseoreang menjawab, "Ini Abu Lubabah dan kawan-kawannya yang tidak ikut pergi perang. Mereka bersumpah tidak akan melepaskan ikatannya kecuali jika Anada sendiri yang melepaskan mereka." Rasulullah pun berkata, "Aku tidak akan melepaskan mereka kecuali jika aku diperintahkan (oleh Allah)."
Maka Allah SWT menurunkan firman-Nya, "Dan (ada pula) orang-orang lain yang mengakui dosa mereka..." Setelah ayat ini turun, beliau melepaskan dan memaafkan mereka.
Asbabun nuzul atau sebab turunnya Surat At Taubah Ayat 102 ini berkaitan dengan perilaku yang diperbuat oleh sekelompok sahabat Rasulullah SAW, yang salah satunya adalah Abu Lubabah.
Para sahabat tersebut tidak ikut berjihad bersama Rasulullah SAW ketika Perang Tabuk. Mereka tidak ikut berjihad karena mementingkan kepentingan dunia. Hal ini membuat mereka menyesal dan merundung diri mereka sendiri hingga mendapat ampunan Allah SWT.
Allah SWT Berfirman :
وَاٰخَرُوۡنَ اعۡتَرَفُوۡا بِذُنُوۡبِهِمۡ خَلَطُوۡا عَمَلًا صَالِحًـا وَّاٰخَرَ سَيِّئًا ؕ عَسَى اللّٰهُ اَنۡ يَّتُوۡبَ عَلَيۡهِمۡ ؕ اِنَّ اللّٰهَ غَفُوۡرٌ رَّحِيۡمٌ
Artinya : "Dan (ada pula) orang lain yang mengakui dosa-dosa mereka, mereka mencampuradukkan pekerjaan yang baik dengan pekerjaan lain yang buruk. Mudah-mudahan Allah menerima tobat mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang."
Dilansir dari buku "Asbabun Nuzul : Sebab Sebab Turunnya Ayat Al Qur'an Imam As-Suyuthi", Diriwayatkan oleh Ibnu Marwadah dan Ibnu Abi Hatim dari jalur Al-Aufi dari Ibnu Abas bahwasannya dia berkata ;
Ketika Rasulullah SAW pergi berperang, Abu Lubabah dan lima orang lainnya tidak ikut berangkat. Kemudian Abu Lubabah dan dua orang yang lain merenung, merasa menyesal, dan yakin akan ada celaka. Mereka berkata, "Kita berada di tempat yang teduh dan tenang bersama kaum wanita sementara Rasulullah SAW dan kaum mukminin yang bersama beliau sedang berjihad. Demi Allah, kami pasti mengikat tubuh kami di tiang masjid. Kami tidak akan melepaskannya kecuali jika Rasulullah sendiri yang melepaskannya."
Mereka akhirnya melakukan hal tersebut. Akan tetapi tiga orang yang lainnya tidak mengikat diri mereka. Sepulang dari peperangan, Rasulullah bertanya, "Siapa orang-orang yang terikat di tiang ini?" Seseoreang menjawab, "Ini Abu Lubabah dan kawan-kawannya yang tidak ikut pergi perang. Mereka bersumpah tidak akan melepaskan ikatannya kecuali jika Anada sendiri yang melepaskan mereka." Rasulullah pun berkata, "Aku tidak akan melepaskan mereka kecuali jika aku diperintahkan (oleh Allah)."
Maka Allah SWT menurunkan firman-Nya, "Dan (ada pula) orang-orang lain yang mengakui dosa mereka..." Setelah ayat ini turun, beliau melepaskan dan memaafkan mereka.
Lihat Juga :