Sikap Muslim Menghadapi Takdir Buruk Menurut Imam Ibnu Qayyim

Minggu, 27 Agustus 2023 - 10:40 WIB
loading...
A A A
وَٱكْتُبْ لَنَا فِى هَٰذِهِ ٱلدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى ٱلْءَاخِرَةِ إِنَّا هُدْنَآ إِلَيْكَ ۚ قَالَ عَذَابِىٓ أُصِيبُ بِهِۦ مَنْ أَشَآءُ ۖ وَرَحْمَتِى وَسِعَتْ كُلَّ شَىْءٍ ۚ فَسَأَكْتُبُهَا لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ وَيُؤْتُونَ ٱلزَّكَوٰةَ وَٱلَّذِينَ هُم بِـَٔايَٰتِنَا يُؤْمِنُونَ


“Dan tetapkanlah untuk kami kebajikan di dunia ini dan di akhirat; sesungguhnya kami kembali (bertaubat) kepada Engkau. Allah berfirman: "Siksa-Ku akan Kutimpakan kepada siapa yang Aku kehendaki dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu. Maka akan Aku tetapkan rahmat-Ku untuk orang-orang yang bertakwa, yang menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami.” (QS Al Araf: 156).

Dalam salah satu hadis disebutkan,

“Sesungguhnya rahmat-Ku mengalahkan kemurkaan-Ku.” (HR. Bukhari dan Muslim).

4.Pandangan hikmah

Hikmah-Nya menuntut menakdirkan kejadian itu, tidaklah Dia menakdirkan begitu saja tanpa tujuan dan tidaklah pula Dia memutuskan suatu ketentuan takdir dengan tanpa hikmah.

Ada alasan di balik tiap peristiwa. Di situlah hikmah Allah berada. Sayangnya, hikmah dan alasan tersebut tidak selalu diketahui oleh seorang hamba. Walau demikian, ketidaktahuan ini janganlah jadi penghalangan bagi kita agar senantiasa berbaik sangka kepada Allah. Sebagaimana kita tahu, Allah Maha Bijaksana dalam menetapkan takdir bagi tiap makhluknya.

Allah Ta'ala berfirman,

اَفَحَسِبۡتُمۡ اَنَّمَا خَلَقۡنٰكُمۡ عَبَثًا وَّاَنَّكُمۡ اِلَيۡنَا لَا تُرۡجَعُوۡنَ


“Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?” (QS. Al Mukminuun: 115).

Allah juga befirman,

“Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban)?” (QS Al-Qiyaamah: 36).

5.Pandangan pujian

Bahwa Allah Ta'ala terpuji dengan pujian sempurna atas penakdiran kejadian tersebut, dari segala sisi.

Maksudnya, Allah terpuji dari segala sisi, terpuji dzat, nama, sifat, maupun perbuatan-Nya. Termasuk juga terpuji dalam menakdirkan suatu takdir yang pahit, karena takdir tersebut berdasarkan ilmu dan hikmah-Nya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Teks Khotbah Jumat:...
Teks Khotbah Jumat: Makna Takdir dan Musibah sebagai Ujian Kehidupan
Kisah Hikmah : Roti...
Kisah Hikmah : Roti dan Permata, Ketika Takdir Telah Campur Tangan
Amalan dan Doa yang...
Amalan dan Doa yang Membantu Mengubah Takdir Lebih Baik
Benarkah Doa Bisa Mengubah...
Benarkah Doa Bisa Mengubah Takdir? Begini Penjelasannya
Pandangan Imam Ibnu...
Pandangan Imam Ibnu Qayyim ketika Menerima Takdir Buruk, Simak di Sini!
15 Contoh Takdir Muallaq...
15 Contoh Takdir Muallaq dalam Kehidupan Sehari-hari
Rekomendasi
Pabrik Senjata Tertua...
Pabrik Senjata Tertua di Dunia Berusia 7.200 Tahun Ditemukan di Jerusalem
Biografi Nikola Tesla,...
Biografi Nikola Tesla, Ilmuwan yang Karyanya Banyak Diklaim Orang Lain
4 Fenomena Gaib yang...
4 Fenomena Gaib yang Belum Bisa Dijelaskan secara Sains, Nomor Terakhir Sangat Populer
Artikel Terkini
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Infografis
Hukum Puasa Ramadan...
Hukum Puasa Ramadan Bagi Wanita Hamil Menurut Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved