Sahabat Nabi Muhammad SAW yang Ahlul Badar Ini Pandai Melawak
Selasa, 05 September 2023 - 16:15 WIB
loading...
A
A
A
Mereka berkata, "Ya, mau."
Suwalbith berkata, "Tetapi budakku itu doyan ngomong, dan dia akan berkata kepadamu, 'Saya merdeka', karena itu jika ia mengatakan demikian maka biarkanlah, dan jangan kalian rusak budakku."
Mereka menjawab, "Kita beli saja dari kamu."
Suwaibith berkata, "Belilah dengan sepuluh qalaish."
Kaum itu pun datang dan meletakkan di leher Nu'aima sorban atau tali, dan Nu'aiman berkata, "Sesungguhnya ia (Suwaibith) itu menghina kamu, karena aku adalah orang yang merdeka dan bukan budak."
Mereka berkata, "Dia (Suwaibith) telah memberi tahu kepadaku tentang engkau."
Maka kaum itu membawa Nu'aiman. Sampai saat datangnya Abu Bakar RA, maka Suwaibith memberitahu kepadanya perihal Nu'aiman, lalu Abu Bakar mengikuti mereka dan mengganti uang sepuluh qalaish dan mengambil kembali Nu'aiman. Ketika datang ke hadapan Nabi SAW mereka pun menceritakannya, maka Nabi tersenyum, demikian juga para sahabatnya karena kisah ini, selama satu tahun." (HR Ibnu Abi Syaibah dan lbnu Majah)
Baca juga: Syaikh Al-Qardhawi: Musik dan Lagu Merupakan Kelezatan Telinga
Suwalbith berkata, "Tetapi budakku itu doyan ngomong, dan dia akan berkata kepadamu, 'Saya merdeka', karena itu jika ia mengatakan demikian maka biarkanlah, dan jangan kalian rusak budakku."
Mereka menjawab, "Kita beli saja dari kamu."
Suwaibith berkata, "Belilah dengan sepuluh qalaish."
Kaum itu pun datang dan meletakkan di leher Nu'aima sorban atau tali, dan Nu'aiman berkata, "Sesungguhnya ia (Suwaibith) itu menghina kamu, karena aku adalah orang yang merdeka dan bukan budak."
Mereka berkata, "Dia (Suwaibith) telah memberi tahu kepadaku tentang engkau."
Maka kaum itu membawa Nu'aiman. Sampai saat datangnya Abu Bakar RA, maka Suwaibith memberitahu kepadanya perihal Nu'aiman, lalu Abu Bakar mengikuti mereka dan mengganti uang sepuluh qalaish dan mengambil kembali Nu'aiman. Ketika datang ke hadapan Nabi SAW mereka pun menceritakannya, maka Nabi tersenyum, demikian juga para sahabatnya karena kisah ini, selama satu tahun." (HR Ibnu Abi Syaibah dan lbnu Majah)
Baca juga: Syaikh Al-Qardhawi: Musik dan Lagu Merupakan Kelezatan Telinga
(mhy)
Lihat Juga :