Mirip Fira'un saat Nabi Musa Lahir, Raja Kisra juga Mimpi Buruk saat Nabi Muhammad Lahir
Selasa, 19 September 2023 - 16:45 WIB
loading...
A
A
A
Maka al-Numan mengirimkan kepadanya Abdul-Masih bin Amr bin Hayyan bin Buqaylah al-Ghassani. Dia adalah seorang tokoh Kristen dari Ibad al-Hirah.
Baca juga: Kisah Salman Al-Farisi, Sempat Menjadi Penjaga Api Agama Majusi
Ketika surat itu sampai (kembali) ke Kisra, Kisra bertanya padanya, “Apakah engkau tahu apa yang ingin aku tanyakan padamu?”
Dia menjawab, “Biarlah Sang Raja menyampaikan kepadaku tentang hal itu; dan jika aku mengetahuinya dengan seutuhnya maka aku akan menjawab. Tetapi jika tidak, aku dapat memberi tahu dia tentang seseorang yang akan mengetahuinya untuk dia.”
Kisra kemudian menceritakan tentang mimpinya. Abdul-Masih berkata, “Seorang paman dari pihak ibuku yang tinggal di daerah ketinggian di Suriah, yang disebut Satih, akan memiliki pengetahuan tentang itu.”
Kisra berkata, “Temuilah dia, dan tanyakan apa yang baru saja kutanyakan padamu, dan bawakan aku kembali jawabannya.”
Abdul-Masih mengendarai tunggangannya sampai dia menemui Satih, yang sedang di ambang kematian. Singka cerita Satih memberi tahun takwil mimpi raja tersebut.
Al-Tabari menyebutkan ketika Abdul-Masih kembali ke Kisra (Anushirwan), dia memberitahunya tentang perkataan Satih bahwa Kekaisaran Sasaniyah akan berakhir setelah dipimpin oleh 14 penguasa lagi.
Kisra berkomentar, “Begitu empat belas dari kita telah memerintah, banyak hal akan terjadi!”
Demikian riwayat dari Makhzum bin Hani al-Makhzumi sebagaimana disampaikan oleh al-Tabari. Mengenai riwayat di atas al-Tabari berkata, “Sepuluh dari mereka, bagaimanapun, hanya memerintah selama 4 tahun saja, dan sisanya dari mereka memegang kekuasaan sampai masa pemerintahan (khalifah) Utsman bin Affan .”
Baca juga: Kisah Kecerdasan Ahnaf bin Qais dalam Pembebasan Persia
Baca juga: Kisah Salman Al-Farisi, Sempat Menjadi Penjaga Api Agama Majusi
Ketika surat itu sampai (kembali) ke Kisra, Kisra bertanya padanya, “Apakah engkau tahu apa yang ingin aku tanyakan padamu?”
Dia menjawab, “Biarlah Sang Raja menyampaikan kepadaku tentang hal itu; dan jika aku mengetahuinya dengan seutuhnya maka aku akan menjawab. Tetapi jika tidak, aku dapat memberi tahu dia tentang seseorang yang akan mengetahuinya untuk dia.”
Kisra kemudian menceritakan tentang mimpinya. Abdul-Masih berkata, “Seorang paman dari pihak ibuku yang tinggal di daerah ketinggian di Suriah, yang disebut Satih, akan memiliki pengetahuan tentang itu.”
Kisra berkata, “Temuilah dia, dan tanyakan apa yang baru saja kutanyakan padamu, dan bawakan aku kembali jawabannya.”
Abdul-Masih mengendarai tunggangannya sampai dia menemui Satih, yang sedang di ambang kematian. Singka cerita Satih memberi tahun takwil mimpi raja tersebut.
Al-Tabari menyebutkan ketika Abdul-Masih kembali ke Kisra (Anushirwan), dia memberitahunya tentang perkataan Satih bahwa Kekaisaran Sasaniyah akan berakhir setelah dipimpin oleh 14 penguasa lagi.
Kisra berkomentar, “Begitu empat belas dari kita telah memerintah, banyak hal akan terjadi!”
Demikian riwayat dari Makhzum bin Hani al-Makhzumi sebagaimana disampaikan oleh al-Tabari. Mengenai riwayat di atas al-Tabari berkata, “Sepuluh dari mereka, bagaimanapun, hanya memerintah selama 4 tahun saja, dan sisanya dari mereka memegang kekuasaan sampai masa pemerintahan (khalifah) Utsman bin Affan .”
Baca juga: Kisah Kecerdasan Ahnaf bin Qais dalam Pembebasan Persia
(mhy)
Lihat Juga :