Pandangan Ulama Sunni tentang Riwayat Pembid'ah Menurut Mahmud az-Zaby

Sabtu, 23 September 2023 - 19:28 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Kriteria Bid'ah Menurut Syaikh Al-Utsaimin

Sementara ulama yang lain lagi menerima riwayatnya, dengan catatan ia tidak mempromosikan ajaran bid'ahnya. Katanya, riwayatnya harus ditolak begitu ia mempromosikannya. Inilah pendapat sebagian besar ulama, yang dianggap paling adil dan sahih."

Lain lagi ibnu Hajar . Dalam Fathul Bari beliau membagi bid'ah ke dalam dua macam. Pertama, bid'ah yang menyebabkan kekafiran. Kedua, bid'ah yang menyebabkan kefasikan.

Riwayat pembid'ah yang pertama, menurut ibn Hajar, tidak dapat diterima. Tentang yang kedua, Ibn Hajar masih menimbang-nimbang. Beliau berkata:

"Para ahli berbeda pendapat mengenai riwayat orang yang menjadi fasiq lantaran bid'ahnya, dengan syarat ia tidak berbohong, menjaga harga diri, beragama dan beribadah. Ada ulama yang menerimanya secara mutlak, dan ada pula yang menolak secara mutlak. Kecuali itu, ada kelompok ulama ketiga yang merinci, apakah pembid'ah itu mempromosikan bid'ahnya atau tidak. Bila tidak, maka haditsnya dapat diterima. Sebaliknya, bila ia mempromosikannya, haditsnya harus ditolak." Pendapat terakhir ini, menurut ibn Hajar, adalah yang paling moderat dan banyak pendukungnya.

Mahmud az-Zaby mengaakan dari keterangan di atas, bisa disimpulkan bahwa ulama Sunni bersepakat menolak riwayat pembid'ah (1) yang menjadi kafir lantaran bid'ahnya, (2) yang suka berbohong untuk mendukung pemikiran bid'ahnya, dan (3) yang mempromosikan ajaran bid'ahnya.

Baca juga: Membaca Shadaqallahul 'Azhim, Benarkah Bid'ah?

Para ulama berselisih paham mengenai pembid'ah yang tidak suka berbohong, seperti kaum Khawarij, dan pencipta bid'ah kecil lainnya, yang tidak menyebabkan ia keluar dari Islam. Lagi pula, ia tidak mempromosikan ajaran bid'ahnya, seperti sebagian perawi Syi'ah yang ada di buku-buku ulama Sunni.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
10 Cara Memuliakan Orang...
10 Cara Memuliakan Orang Tua, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Jenis Perceraian yang...
Jenis Perceraian yang Diharamkan dalam Islam
11 Kaidah Islam yang...
11 Kaidah Islam yang Bisa Mempersempit Perceraian
Fakta-fakta Keindahan...
Fakta-fakta Keindahan Akhlak Rasulullah SAW Terhadap Non Muslim
Bagaimana Hukum Transfusi...
Bagaimana Hukum Transfusi Darah dari Non Muslim? Begini Penjelasannya
Bagaimana Hukum Menyantuni...
Bagaimana Hukum Menyantuni Anak Yatim Nonmuslim?
Rekomendasi
Kapsul Waktu Berusia...
Kapsul Waktu Berusia 116 Tahun Ditemukan
Warga Swiss Ini Klaim...
Warga Swiss Ini Klaim Melihat UFO Melintas di Danau Zurich
Benua Australia dan...
Benua Australia dan Asia Diklaim Ilmuwan Bakal Bertabrakan
Artikel Terkini
Doa Memasuki Awal Bulan...
Doa Memasuki Awal Bulan Safar, Yuk Amalkan!
3 Amalan Bulan Safar...
3 Amalan Bulan Safar 1448 Hijriyah yang Jangan Dilewatkan, Pahalanya Berlipat-lipat
Keutamaan Bulan Safar:...
Keutamaan Bulan Safar: Meski Tak Seagung Muharram, Tetap Penuh Hikmah
Mengapa Bulan Safar...
Mengapa Bulan Safar Dianggap Membawa Kesialan? Ini Penjelasan Islam dan Asal Usul Mitosnya
Matahari Tepat di Atas...
Matahari Tepat di Atas Kakbah pada 1516 Juli, Menag Ajak Pastikan Ketepatan Arah Kiblat
Siap-siap Menyambut...
Siap-siap Menyambut Bulan Safar : Sejarah, Kedudukan, Mitos hingga Amalan Sunahnya
Infografis
Macron Didukung Menlu...
Macron Didukung Menlu UEA Tentang Pernyataan Integrasi Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved