Bukti Sifat Umum dari Ajaran Islam Menurut Imam Chirri
Selasa, 10 Oktober 2023 - 14:24 WIB
loading...
A
A
A
Islam juga mengatakan pada kita bahwa Tuhan tidak menanggungkan pada seseorang sesuatu yang telah dilakukan ayahnya. Dia tidak menghukum keturunan dari suatu generasi yang telah membuat dosa. Hukuman yang demikian bertentangan dengan konsep keadilan Tuhan.
Berkenaan dengan Pembebanan manusia dengan dosa asal (original sin), Islam mengatakan kepada kita bahwa setiap manusia dilahirkan dalam keadaan murni dan bebas dari setiap dosa, sampai dia berbuat dosa pada umur dewasa.
"Ini hanya satu dari beberapa contoh yang menunjukkan kekukuhan ajaran Islam," ujar Imam Chirri.
Prinsip-prinsip Islam memiliki sikap yang positif untuk seluruh aspek kehidupan manusia. Islam, tidak seperti agama-agama yang lain, memperhatikan kepentingan spirituil dan materiel, untuk kehidupan manusia
Baca juga: Dialog Prof Wilson dan Imam Chirri tentang Kebebasan Menyoal Ajaran Agama
Tuhan, menurut Islam, tidak senang kepada manusia-manusia yang mengabaikan kebutuhan-kebutuhan biologisnya. Sebaliknya, kedua pihak saling bergantung. Saling berhubungan satu pada yang lain, dan dapat disatukan di dalam keaktifan-keaktifan manusia.
Seseorang yang kekurangan kebutuhan makanan, kehangatan dan perlindungan, akan mendapat kesukaran berpikir, melakukan kerja kebaktian atau melakukan kebaikan kepada manusia yang lain.
"Tetapi apabila kebutuhan fisik dipenuhi, manusia dapat dengan mudah mengarahkan dirinya pada Tuhannya. Untuk ini, kerja dengan niat baik untuk kebutuhan jasmani harus menjadi bagian kewajiban beragama (beriman)," lanjut Imam Chirri.
Agama, menurut ajaran Islam, tidak bermaksud menekan keinginan-keinginan biologis. Ajaran-ajaran Islam adalah bersifat umum (universal).
Baca juga: Dialog Prof Wilson-Imam Chirri: Adakah Batasan untuk Menguji Kebenaran Islam?
Sifat umum dari ajaran Islam dapat dibuktikan dari:
a. Tidak adanya perbedaan ajaran yang berhubungan dengan golongan (kelompok) bangsa.
Berkenaan dengan Pembebanan manusia dengan dosa asal (original sin), Islam mengatakan kepada kita bahwa setiap manusia dilahirkan dalam keadaan murni dan bebas dari setiap dosa, sampai dia berbuat dosa pada umur dewasa.
"Ini hanya satu dari beberapa contoh yang menunjukkan kekukuhan ajaran Islam," ujar Imam Chirri.
Prinsip-prinsip Islam memiliki sikap yang positif untuk seluruh aspek kehidupan manusia. Islam, tidak seperti agama-agama yang lain, memperhatikan kepentingan spirituil dan materiel, untuk kehidupan manusia
Baca juga: Dialog Prof Wilson dan Imam Chirri tentang Kebebasan Menyoal Ajaran Agama
Tuhan, menurut Islam, tidak senang kepada manusia-manusia yang mengabaikan kebutuhan-kebutuhan biologisnya. Sebaliknya, kedua pihak saling bergantung. Saling berhubungan satu pada yang lain, dan dapat disatukan di dalam keaktifan-keaktifan manusia.
Seseorang yang kekurangan kebutuhan makanan, kehangatan dan perlindungan, akan mendapat kesukaran berpikir, melakukan kerja kebaktian atau melakukan kebaikan kepada manusia yang lain.
"Tetapi apabila kebutuhan fisik dipenuhi, manusia dapat dengan mudah mengarahkan dirinya pada Tuhannya. Untuk ini, kerja dengan niat baik untuk kebutuhan jasmani harus menjadi bagian kewajiban beragama (beriman)," lanjut Imam Chirri.
Agama, menurut ajaran Islam, tidak bermaksud menekan keinginan-keinginan biologis. Ajaran-ajaran Islam adalah bersifat umum (universal).
Baca juga: Dialog Prof Wilson-Imam Chirri: Adakah Batasan untuk Menguji Kebenaran Islam?
Sifat umum dari ajaran Islam dapat dibuktikan dari:
a. Tidak adanya perbedaan ajaran yang berhubungan dengan golongan (kelompok) bangsa.
Lihat Juga :