Kisah Kaki Tangan Zionis Menyusup ke Akademi Militer Ottoman

Kamis, 12 Oktober 2023 - 08:20 WIB
loading...
Kisah Kaki Tangan Zionis...
Salah seorang anggota dari gerakan ini adalah Kalatani Aziz Beik. Dia beraliran Freemasonry. Foto/Ilustrasi: YouTube
A A A
Gerakan yang merongrong kekuasaan Penguasa Ottoman , Sultan Abdul Hamid II , datang dari dalam dan luar negeri. Pada saat belum tuntas menghadapi gerakan “Utsmani Muda” yang dikendalikan kaki tangan Zionis, Freemasonry , dari Akademi Militer di Istanbul juga muncul gerakan serupa.

Prof Dr Ali Muhammad Ash-Shalabi dalam bukunya berjudul "Bangkit dan Runtuhnya Khilafah Utsmaniyah" (Maktabah al-Iman, 2011) menjelaskan tak jauh berbeda dengan gerakan lainnya, gerakan ini juga bertujuan untuk melawan Sultan Abdul Hamid.

Salah seorang anggota dari gerakan ini adalah Kalatani Aziz Beik. Dia beraliran Freemasonry. Ia berhasil melarikan diri ke Napoli, lalu ke Jenewa pada tahun 1879 dan 1881. Dia menerbitkan sebuah harian yang isinya adalah usaha-usaha membentuk opini yang menentang pemerintahan Utsmani. Harian itu mereka beri nama Istiqbal yang berarti masa depan.

Baca juga: Kisah Zionis Menekan Sultan Ottoman untuk Menguasai Bumi Palestina

Pada tahun 1889 M terbentuk organisasi mahasiswa di Akademi Militer bidang kedokteran di Istanbul. Beberapa dosen di tempat itu dengan antusias mendukung, baik dengan cara terbuka ataupun tidak pada mahasiswanya untuk melakukan pemberontakan pada pemerintahan Utsmani.

Pemikiran tentang “Utsmani Baru" menyebar luas di kalangan mahasiswa. Pendiri dari organisasi mahasiswa ini adalah Ibrahim Taimu Ar-Rumani, seorang yang terpengaruh dengan gerakan Freemasonry Italia. Mereka menamakan gerakan mahasiswa ini dengan "Kesatuan Utsmani" dan memilih hari peresmiannya bersamaan dengan dengan hari ulang tahun ke-100 dari revolusi Prancis.

Mereka jadikan perlawanan terhadap pemerintahan Sultan Abdul Hamid sebagai tujuan yang akan mereka capai dan sekaligus pembentukan pemerintahan yang sesuai dengan pemikiran politik modern dan sebagai kiblatnya adalah negara-negara Barat seperti Inggris, Perancis, dan Jerman. Negara-negara yang sering mendengungkan arti undang-undang, kemerdekaan dan demokrasi

Dari Akademi Militer bidang kedokteran inilah, pemikiran organisasi Kesatuan Utsmani ini menyebar ke berbagai akademi yang lain. Gerakan ini memiliki hubungan yang sangat erat dengan sistem organisasi Karabonari di Italia.

Baca juga: Jejak Zionis di Ottoman: Bermula dari Gadis Yahudi Roxelana

Gerakan ini bukanlah gerakan yang dilakukan dengan tergesa-gesa, baik dalam kampanyenya atau pun dalam pemikirannya, dan tidak pula dalam gerakan melawan Sultan. Sampai-sampai Ridha Beik telah sampai pada posisi direktur pendidikan di Bursah dan melakukan kunjungan ke Prancis pada tahun 1889 M dengan alasan untuk menghadiri pameran internasional di sana.

Setelah sampai di sana, dia mendeklarasikan bahwa dirinya tidak akan kembali ke negerinya. Dia tinggal di Prancis selama enam tahun. Namun tidak ada satu ungkapan perlawanan yang dia nyatakan yang pantas untuk dicatat, sampai akhirnya dia menerbitkan koran yang diberi nama Masyurat pada tahun 1895 M.

Disebutkan bahwa pendiri dari organisasi Persatuan dan Pembangunan ini -yakni Ibrahim Taimu-telah menggunakan waktu-waktunya di luar negeri hingga tahun 1895 M adalah dalam rangka memperoleh dan menarik anggota baru dari organisasinya untuk dididik dengan didikan revolusi.

Beberapa Pertemuan rahasia diadakan antara anggotanya. Dibacakan pada mereka karya-karya sastra yang ditulis oleh anggota Utsmani Baru, seperti Namiq Kamil dan Dhiya’ Pasya serta membaca selebaran yang ditulis oleh Ali Syafaqat Beik--anggota Kalanati-Freemasonry-yang melarikan diri ke Eropa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kemenag Siap Kirimkan...
Kemenag Siap Kirimkan Imam dan Santri Berprestasi Program Beasiswa ke Turki
Pengelolaan Wakaf, Menag...
Pengelolaan Wakaf, Menag Lirik Keberhasilan Turki dan Yordania
Lembaga Kemanusiaan...
Lembaga Kemanusiaan Turkiye Hayrat Yardim Salurkan Ratusan Sapi Kurban di Indonesia
Jelang Runtuhnya Turki...
Jelang Runtuhnya Turki Utsmani: 27 Sultan Tidak Dapat Diandalkan
6 Fakta Sulaiman Al-Qanuni,...
6 Fakta Sulaiman Al-Qanuni, Sultan ke-10 Daulah Turki Utsmani
Kisah Muhammad Al-Fatih...
Kisah Muhammad Al-Fatih Sang Penakluk: Masa Kejayaan Turki Utsmani
Rekomendasi
Struktur Misterius Ditemukan...
Struktur Misterius Ditemukan di dalam Perut Bumi
Terdengar Suara seperti...
Terdengar Suara seperti Jeritan dari Neraka, Rusia Tutup Lubang Terdalam
Benua Mikro Baru Ditemukan...
Benua Mikro Baru Ditemukan Antara Greenland dan Kanada
Artikel Terkini
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Amalan Sunnah 1 Muharram:...
Amalan Sunnah 1 Muharram: Puasa, Sedekah, Tobat hingga Silaturahim
Dalil Hadis tentang...
Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Infografis
Aplikasi MuslimPro Jual...
Aplikasi MuslimPro Jual Data Lokasi 100 Juta Muslim ke Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved