Kisah Kaki Tangan Zionis Menyusup ke Akademi Militer Ottoman
Kamis, 12 Oktober 2023 - 08:20 WIB
loading...
A
A
A
Hasil dari surat menyurat rahasia antara anggota organisasi-organisasi rahasia Utsmani yang ada di dalam negeri dan di luar negeri adalah, tercapainya kesepakatakan antara mereka untuk menyatukan langkah baik secara militer ataupun sipil, untuk melakukan perlawanan kepada Sultan Abdul Hamid II; dengan menggunakan organisasi Persatuan dan Pembangunan dari dua sayapnya, militer dan sipil, yang bekerja sesuai dengan rencana organisasi itu di tengah kalangan militer. Nama organisasi itu dikenal dengan Kesatuan Utsmani.
Baca juga: Catatan Harian Sultan Ottoman Menolak Menjual Palestina kepada Zionis
Ahmad Ridha Beik--orang yang bertanggung pada sayap sipil--sangat terpengaruh dengan pemikiran filosof Auguste Comte sedangkan teori yang dia hasilkan adalah keberaturan dan pembangunan (kemajuan). Maka Ahmad Ridha mengambil bagian belakang dari teori Auguste Comte yakni pembangunan terinspirasi dari pemikiran Comte itu.
Sedangkan kalangan militer tetap menggunakan nama Kesatuan Utsmani. Dan semuanya sepakat untuk memberi nama pada organisasi itu dengan Kesatuan dan Pembangunan.
Usaha gerakan ini terlihat gencar dalam rangka menyatukan kalangan tentara dengan para pejabat pemerintah.
Kedua kelompok ini melakukan aksi bersama melalui dua sayap militer dan sipil di Paris untuk mendepak Sultan Abdul Hamid.
Organisasi ini pada tanggal 24 Juli 1908 berhasil memaksa Sultan Abdul Hamid untuk mengumumkan kembali undang-undang baru yang pernah ditetapkan sebelumnya pada tahun 1877 untuk dibekukan.
Baca juga: Kisah Kaki Tangan Zionis Merusak Moral Pejabat Tinggi Ottoman
Baca juga: Catatan Harian Sultan Ottoman Menolak Menjual Palestina kepada Zionis
Ahmad Ridha Beik--orang yang bertanggung pada sayap sipil--sangat terpengaruh dengan pemikiran filosof Auguste Comte sedangkan teori yang dia hasilkan adalah keberaturan dan pembangunan (kemajuan). Maka Ahmad Ridha mengambil bagian belakang dari teori Auguste Comte yakni pembangunan terinspirasi dari pemikiran Comte itu.
Sedangkan kalangan militer tetap menggunakan nama Kesatuan Utsmani. Dan semuanya sepakat untuk memberi nama pada organisasi itu dengan Kesatuan dan Pembangunan.
Usaha gerakan ini terlihat gencar dalam rangka menyatukan kalangan tentara dengan para pejabat pemerintah.
Kedua kelompok ini melakukan aksi bersama melalui dua sayap militer dan sipil di Paris untuk mendepak Sultan Abdul Hamid.
Organisasi ini pada tanggal 24 Juli 1908 berhasil memaksa Sultan Abdul Hamid untuk mengumumkan kembali undang-undang baru yang pernah ditetapkan sebelumnya pada tahun 1877 untuk dibekukan.
Baca juga: Kisah Kaki Tangan Zionis Merusak Moral Pejabat Tinggi Ottoman
(mhy)
Lihat Juga :