Kisah Pemikir Yahudi Eropa Menyokong Paham Sesat Thuraniyah di Ottoman

Kamis, 12 Oktober 2023 - 09:23 WIB
loading...
Kisah Pemikir Yahudi...
Sultan Abdul Hamid II dalam film Payitath. Ilustrasi: YouTube
A A A
Pada era penguasa Ottoman atau Utsmani, Sultan Abdul Hamid II , (berkuasa 1876-1909) muncul gerakan Kesatuan dan Pembangunan. Pemikiran yang berkembang di dalam organisasi ini adalah penekanan kembali tentang paham-paham Thuraniyah pada level internal dan eksternal.

Prof Dr Ali Muhammad Ash-Shalabi dalam bukunya berjudul "Bangkit dan Runtuhnya Khilafah Utsmaniyah" (Maktabah al-Iman, 2011) menjelaskan Thuraniyah ini mengisyaratkan pada asal keturunan asli orang-orang Turki . Thuraniyah adalah penisbatan pada gunung Turan yang berada di kawasan Timur Laut Iran .

Di dalam organisasi ini berkembang keras orientasi dan pandangan bahwa Turki adalah umat paling awal dan paling baik di muka bumi serta bangsa yang memiliki peradaban paling awal.

Mereka dan ras Mongolia adalah satu adanya. Maka wajib mereka kembali menjadi satu kembali. Mereka kemudian menyebutnya sebagai Pan-Thuranisme.

Baca juga: Kisah Zionis Menekan Sultan Ottoman untuk Menguasai Bumi Palestina

Mereka tidak hanya membatasi dirinya pada orang-orang Turki yang berada di Siberia, Turkistan, Persia, Kaukaz, Anatalia dan Rusia. Semboyan mereka adalah antiagama dan meremehkan Pan-Islamisme, kecuali jika menyangkut kepentingan nasionalisme Thurani. Sehingga dengan demikian, saat itu ia hanya akan menjadi sarana dan bukan tujuan.

lni semua berarti bahwa gerakan ini menyerukan pada akidah-akidah paganistik Turki lama, seperti penyembahan pada berhala lama Turki yang bernama Pozuqurat (Serigala Putih-Hitam) yang mereka lukis di atas perangko.

Kemudian mereka mengarang lagu-lagu untuknya dan mewajibkan tentara untuk berbaris menyanyikannya tiap kali menjelang Maghrib. Seakan-akan mereka mengganti posisi salat dengan penghormatan pada serigala. Suatu tindakan keterlaluan tentang nasionalisme mereka sehingga mengalahkan rasa keislamannya.

Mereka selalu menyebut-nyebut para pahlawan mereka yang ada dalam sejarah seperti Atlu, Thughrak, Jenghis Khan, Timur Lenk. Bahkan gerakan Thurani terlalu ekstrim sehingga mereka mengatakan, "Kami adalah orang-orang Turki, Kakbah kami adalah Thuran.”

Mereka selalu mengagung-agungkan Jenghis Khan dan sangat kagum terhadap penaklukan-penaklukan yang dilakukan orang-orang Mongolia. Mereka sama sekali tidak pernah mengingkari kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang Mongolia itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Kemenag Siap Kirimkan...
Kemenag Siap Kirimkan Imam dan Santri Berprestasi Program Beasiswa ke Turki
Mengenal 7 Masjid Terindah...
Mengenal 7 Masjid Terindah di Eropa, Ada yang Dibangun pada Abad 16 Masehi
Pengelolaan Wakaf, Menag...
Pengelolaan Wakaf, Menag Lirik Keberhasilan Turki dan Yordania
Lembaga Kemanusiaan...
Lembaga Kemanusiaan Turkiye Hayrat Yardim Salurkan Ratusan Sapi Kurban di Indonesia
Paham Menstrual Taboo:...
Paham Menstrual Taboo: Islam Mengikis Tradisi dan Mitos Yahudi
Rekomendasi
Rahasia Piramida Agung...
Rahasia Piramida Agung Giza yang Belum Pernah Terungkap Terpecahkan
Bukti DNA Mengungkap...
Bukti DNA Mengungkap Asal-usul Penduduk Asli Amerika yang Mengejutkan
4 Penemuan Ilmuwan Muslim...
4 Penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia saat Ini
Artikel Terkini
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Mengapa Al-Quran Tidak...
Mengapa Al-Qur'an Tidak Menyebut Dajjal? Ini Penjelasan dan Hikmah di Baliknya
Siapa Pengikut Dajjal?...
Siapa Pengikut Dajjal? Hadis Rasulullah Menyebut 70.000 Kaum Yahudi dan Perempuan
Hadis-hadis yang Menjelaskan...
Hadis-hadis yang Menjelaskan Tentang Pengikut Dajjal
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Infografis
Lima Petinju Muslim...
Lima Petinju Muslim Eropa Terbaik Sepanjang Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved